Kepala BMKG Maritim Imbau Warga Pontianak Waspada Puncak Banjir Rob

Dengan adanya hal tersebut, dijelaskannya dapat men trigger potensi rob terjadi pada periode tersebut yang dikombinasikan dengan kondisi pasang purnam

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Hasil tangkapan layar prakiraan pasang surut di Kota Pontianak, besok puncaknya, Senin 13 Januari 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala BMKG Maritim Pontianak, Raden Eko Sarjono mengatakan banjir ROB di Kota Pontianak umumnya terjadi selama tiga bulan. Pada akhir dan awal tahun.

"Umumnya memang terjadi pada bulan DJF (Desember-Januari-Februari), dimana saat periode ini monsun asia sedang aktif menyebabkan angin baratan yang kuat dan meningkatnya curah hujan," katanya kepada tribunpontianak.co.id, Senin 13 Januari 2025.

Dengan adanya hal tersebut, dijelaskannya dapat men trigger potensi rob terjadi pada periode tersebut yang dikombinasikan dengan kondisi pasang purnama.

Satu Jalur Pasar Flamboyan Pontianak Sempat Tergenang, Pedagang Sebut Alami Penurunan Penjualan

Kemudian untuk dijelaskannya untuk puncak pasang air laut pada bulan Januari 2025 ini akan terjadi pada tanggal 14,15,16 Januari 2025 pagi, setinggi 1,8 meter di atas permukaan air.

Untuk itu, ia mengimbau agar warga kota Pontianak khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, bantaran sungai, dan daerah yang lebih rendah, untuk selalu waspada dan siaga.

"Kami mengimbau kepada warga untuk tetap waspada mengantisipasi dampak dari Pasang Air Laut Maksimum dan update terus informasi dari BMKG Maritim Pontianak," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved