Bantuan Bedah Rumah untuk Mak Moy di Mempawah Lewat Program RTLH Pemprov Kalbar Rampung Dibangun

Beruntung warga sekitar begitu peduli, dan sering membantu Mak Moy dan anaknya. Baik bantuan makanan, serta kebutuhan sehari-hari lainnya.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Pj Gubernur Kalbar Harisson bersama Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari saat mengunjungi kediaman salah satu warga bernama Amoy di RT 01/RW 03, Gang Keluarga, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bantuan bedah rumah yang  diberikan Pj Gubernur Kalbar Harisson bersama Ketua TP PKK Kalbar Windy Prihastari kepada salah satu warga bernama Amoy di RT 01/RW 03, Gang Keluarga, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah sudah rampung dibangun. 

Sebelumnya, Pj Gubernur Harisson didampingi Pj Ketua TP PKK Kalbar telah berkunjung langsung ke kediaman warga yang akrab dipanggil Mak Moy itu. 

Warga yang juga akrab disapa Mak Moy itu merupakan janda, yang tinggal dengan seorang anak laki-lakinya berusia 22 tahun, dan mengalami keterbelakangan mental.

Mak Moy sehari-hari tinggal di rumah sederhana berdinding papan, dan berukuran kecil. Bahkan rumah yang ia tempati belum memiliki tempat Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang memadai.

Beruntung warga sekitar begitu peduli, dan sering membantu Mak Moy dan anaknya. Baik bantuan makanan, serta kebutuhan sehari-hari lainnya.

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Harisson memberikan bantuan bedah rumah dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kalbar. 

Kado Bedah Rumah dari Pj Gubernur Harisson untuk Bayi Tanpa Tempurung Kepala di Mempawah Rampung

Bantuan itu diberikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrim di Kalbar melalui Program bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) . Bantuan lainnya juga diberikan berupa, beras, mie insatan, dan telur.

Mak Moy yang mengalami katarak disebelah kanan matanya juga diberikan bantuan melalui Dinas Kesehatan Kalbar untuk pemeriksaan. Selanjutnya untuk bisa dilakukan operasi matanya. 

“Kita harapkan bantuan bedah rumah ini bermanfaat bagi penerima bantuan. Dan sebagai upaya kita untuk pengentasan kemiskinan ekstrim di Kalbar,” ujarnya.

Harisson mengatakan bahwa upaya untuk menekan angka kemiskinan ekstrem di Kalbar. Berbagai upaya telah dilakulan, mulai dari penyaluran bansos dan peningkatan pendapatan dengan meningkatkan lapangan kerja, memberikan modal usaha, memberikan bimbingan untuk menumbuhkembangkan UMKM lewat modal kerja, dan memberikan bimbingan peningkatan kualitas produk, lalu membantu pemasaran.

"Bank Kalbar itu harusnya banyak memberikan modal, lalu memberikan pembimbingan produk, dan membantu memasarkan," tambahnya.

Selain itu, juga dengan dengan memperbanyak program padat karya yang bisa melibatkan masyarakat lebih luas. 

Termasuk pula adanya jaminan kesehatan. Yang dikatakan Harisson harus diberikan, agar ketika ada masyarakat yang sakit, bisa langsung ditangani.

“Bupati, wali kota harus mengetahui by name by address penduduk mereka yang miskin ekstrim, agar bisa ditangani dengan program-program tersebut," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved