Kado Bedah Rumah dari Pj Gubernur Harisson untuk Bayi Tanpa Tempurung Kepala di Mempawah Rampung

Bantuan bedah rumah ini diberikan melalui Program bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berkolaborasi dengan TP PKK Kalbar, untuk membenahi ruma

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Pj Gubernur Harisson didampingi Kadis Perkim Kalbar saat meninjau Kediaman orangtua Qori, di Desa Sungai Rasau, Kabupaten Mempawah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bantuan bedah rumah yang diserahkan langsung oleh Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar, Windy Prihastari untuk Qori Ramadan, balita tanpa tempurung kepala di Kabupaten Mempawah  kini telah rampung dibangun.

Bantuan bedah rumah ini diberikan melalui Program bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berkolaborasi dengan TP PKK Kalbar, untuk membenahi rumah Mulyadi yang merupakan orang tua dari Qori.

Harisson Ajak Penyandang Disabilitas Wujudkan Masa Depan Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045

Sebelumnya, keduanya sudah dua kali berkunjung ke rumah Qori. Dan kunjungan kedua, Harisson dan Windy pun membawa kado bedah rumah untuk keluargan Qori, di Desa Sungai Rasau, Kabupaten Mempawah, Minggu 28 Januari 2024.

Bantuan ini diberikan dalam rangkaian momentum HUT ke-67 Pemprov Kalbar, dan tindaklanjut penandatangan MoU antara TP PKK Provinsi Kalbar dengan Dinas Perkim Provinsi untuk program bedah rumah

Menyampaikan ucapan terima kasih dari Kedua orang tua Qori Ramadan yakni Mulyadi dan Sarkiyah. Kepala Dinas Perkim Kalbar Yosafat Triadhi Andjioe turut mengucapkan terima kasih kepada Pj Gubernur Kalbar Harisson dan Pj Ketua TP PKK Kalbar, Windy Prihastari yang telah memberikan bantuan  bedah rumah tersebut, dan bahkan bantuan lainnya saat berkunjung beberapa waktu lalu. 

“Terima kasih Pak Gubernur dan Ibu (Pj Ketua TP PKK Kalbar), yang sudah menyerahkan bantuan rumah buat Qory penyandang disabilitas dan ibunya Sarkiya. Dan saat ini pembangunannya sudah selesai direhab,”Yosafat Triadhi Andjioe. 

Kepala Dinas Perkim Kalbar, Yosafat Triadhi Andjioe menyampaikan total bantuan yang diberikan sebesar Rp 20 juta, yang mana bantuan ini menggunakan APBD Provinsi Kalbar. Dengan pembangiannya Rp 17 juta untuk pembelian material, dan Rp 3 juta untuk upah tukang.

“Jadi upah tukang itu dialihkan ke material, biar lebih maksimal dari mereka , karena biasanya ini hanya untuk rehap, tapi kali ini bangun baru  biar lebih maksimal. Dan orang tua Qori yang langsung menukang untuk pembangunannya, karena memang beliau bisa menukang,” pungkasnya. 

Sebelumnya,  Pj Gubernur Harisson menjelaskan bahwa kondisi Ayah dari Qori ini kebetulan bekerja sebagai tukang, dengan penghasilan rendah.

“Kebetulan bapaknya (Qori Ramadan) berpenghasilan rendah dengan bekerja sebagai tukang. Jadi bapaknya kadang kerja, kadang tidak. Untuk itu kita berikan bantuan bedah rumah ini, supaya nanti keluarga ini lebih mampu untuk merawat anaknya,” ujar Harisson.

Qori yang saat ini berusia dua tahun, mengalami anensefali atau terlahir tanpa beberapa bagian otak dan tulang tengkorak. 

Sebelumnya, Qori Ramadan sempat menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, selama sekitar satu tahun empat bulan. Selanjutnya, Qori akan menunggu usia delapan tahun untuk menjalani operasi secara utuh.

Selama menjalani pengobatan, Qori didampingi kedua orang tuanya Mulyadi dan Sarkiyah.

“Jadi Qori ini diminta menunggu hingga usia delapan tahun. Setelah usia delapan tahun, Qori sudah lebih siap untuk menjalani operasi secara utuh,” ujar Harisson.

Selain itu, program bedah rumah  ini juga sebagai komitmen penuh Pj Ketua TP PKK Kalbar, untuk mendukung suplay data untuk Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk masyarakat di Kalbar.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved