Pemuda Pancasila Kalbar Serukan Pilkada Damai, Hindari Konflik Sosial
Menurutnya, bila nanti konflik terjadi dan terus memanas, maka berpotensi untuk memecah belah masyarakat Kalimantan Barat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kalimantan Barat, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Kalbar, Abriansyah menyerukan kepada seluruh masyarakat termasuk jajarannya untuk menjaga kedamaian dan menghindari Konflik Sosial.
Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik agar Pilkada Kalbar berjalan lancar dan aman.
Abriansah yang kerap disapa Ook ini menegaskan bahwa Pilkada merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dijalani dengan penuh kedewasaan. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan politik tidak boleh menjadi alasan terjadinya perpecahan di tengah masyarakat.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalbar agar tetap tenang dan menjaga suasana yang kondusif. Pilkada adalah momen untuk memilih pemimpin, bukan untuk memecah belah kita. Hindari segala bentuk provokasi yang dapat menimbulkan konflik sosial," ujar Abriansyah, Jumat 1 November 2024.
• Kasat Binmas Polres Sekadau Jadi Narasumber Sosialisasi Peran Ormas dalam Pilkada Damai 2024
Ia pun mendukung seruan salah satu Paslon Pilgub Kalbar yang mengajak berpolitik dan berkampanye secara santun di tengah memanasnya situasi politik di Kalbar saat ini.
Untuk itu Abriansyah meminta agar para calon kepala daerah lain dan para pendukungnya bersaing secara sehat serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Ia berharap proses Pilkada di Kalbar bisa berjalan dengan tertib, jujur, dan adil.
"Semua harus ingat bahwa setelah Pilkada ini, kita akan tetap hidup berdampingan sebagai satu masyarakat. Oleh karena itu, mari kita menjaga keharmonisan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah," tambahnya.
Abriansyah tak memungkiri kampanye dengan memanfaatkan media online untuk menyampaikan pesan yang bernada menyerang salah satu paslon sudah mulai memanas.
Misalnya, pesan-pesan politik dari media daring mulai berseliweran di grup-grup WhatsApp.
Menurutnya media siber yang memuat berita-berita politik itu seakan sengaja disiapkan oleh pendukung masing-masing paslon. Tujuannya, menyerang karakter masing-masing paslon.
Sebagai langkah pencegahan, Abriansyah mengimbau semua masyarakat, khususnya jajaran Pemuda Pancasila di seluruh pelosok Kalbar untuk lebih selektif dalam menerima setiap informasi maupun berita. ‘’Masyarakat sekarang sudah cerdas. Mereka bisa menilai mana itu berita yang benar dan mana itu berita yang hooks,’’ tuturnya.
Menurutnya, bila nanti konflik terjadi dan terus memanas, maka berpotensi untuk memecah belah masyarakat Kalimantan Barat.
“Fitnah dan hoaks dalam media sosial berdampak buruk hingga ke perpecahan bagi daerah-daerah di Kalbar. Kita perlu bersama-sama membangun kesadaran akan bahaya penyebaran informasi yang tidak benar dan berpotensi memecah belah persatuan bangsa," pesannya.
Menurut dia, Pemilu adalah pesta demokrasi dan semua pihak harus menjadikannya sebagai momentum memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Abriansyah menyampaikan harapannya kepada Tuhan Yang Maha Esa agar memberikan aman, keselamatan, kelancaran, keberhasilan, dan berkah bagi seluruh warga Kalbar.
“Semoga langkah-langkah positif ini dapat menginspirasi semua lapisan masyarakat, untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang cerah dan sejahtera bagi tanah Kalbar tercinta,” harapnya. (dwi)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Update Harga Sembako Kalbar 11 April 2026, Cabai Rawit Tembus Rp122 Ribu per Kg |
|
|---|
| Kadis Kesehatan Sambas Dorong Dapur MBG Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi |
|
|---|
| Tinjau Distribusi MBG di SMKN 1 Sukadana, Ria Norsan: Cegah Stunting dan Ajak Siswa Rajin Belajar |
|
|---|
| Cek Langsung ke Putussibau, Harisson Tegaskan WFH Tak Ganggu Pelayanan |
|
|---|
| Pengamat Nilai 92 SPPG Yang Tersuspensi di Kalbar Bukti Keseriusan Pemerintah Benahi Standar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Abriansyah-pp.jpg)