Komitmen Bersama Anti Perundungan, SD se-Kecamatan Sadaniang Gelar Projek Penguatan Profil Pancasila

“Guru-guru kita harus dijaga dan dilindungi agar mereka dapat mengajar dengan tenang dan fokus pada tugas mereka membina generasi penerus,” tegasnya.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Penandatanganan komitmen bersama anti perundungan oleh Kadis Dikporapar El Zuratnam, Ketua PGRI, dan seluruh tamu undangan dalam kegiatan selebrasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dipusatkan di SDN 03 Sadaniang, Selasa 8 Oktober 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, melaksanakan kegiatan selebrasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dipusatkan di SDN 03 Sadaniang, Selasa 8 Oktober 2024.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) El Zuratnam, Ketua PGRI Mempawah Wali, Anggota DPRD Paulus Luno, Danramil 1201-05/Toho Kapten Dwi Haryanto, serta seluruh Kepala Sekolah se-Kecamatan Sadaniang.

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Dikporapar Mempawah El Zuratnam menyampaikan beberapa poin penting terkait pentingnya penguatan karakter siswa melalui P5.

"Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah landasan penting dalam mencetak generasi yang berbudi pekerti luhur, kreatif, dan memiliki semangat gotong royong," ujarnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan karakter harus menjadi prioritas untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Baca juga: Ria Norsan Bersama Erlina Silaturahmi di Kelurahan Pasir Wan Salim Mempawah, Disambut Antusias Warga

Di tempat yang sama, Ketua PGRI Mempawah Wali, turut meminta perhatian khusus kepada masyarakat serta pihak keamanan.

Ia meminta agar masyarakat dan perwakilan Polsek Toho yang hadir berperan aktif dalam menjaga guru-guru di Kecamatan Sadaniang dari persoalan-persoalan sepele yang berpotensi mengancam integritas para guru.

“Guru-guru kita harus dijaga dan dilindungi agar mereka dapat mengajar dengan tenang dan fokus pada tugas mereka membina generasi penerus,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut diisi dengan berbagai pertunjukan kreatif dari para pelajar sekolah dasar. Kemudian dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama anti perundungan oleh seluruh tamu undangan. (*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved