Waspada DBD
Anggota DPRD Sanggau Ingatkan Masyarakat Waspada DDB
Sebenarnya, lanjut politisi partai Nasdem Sanggau itu, cara untuk mencegah DBD cukup sederhana, hanya saja terkadang ada yang menganggap hal itu sepel
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Anggota DPRD Sanggau Yuvenalis Krismono mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap demam berdarah dengue (DBD), terlebih Pj Bupati Sanggau juga sudah mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD).
Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemkab Sanggau hingga ditingkat Kecamatan.
"Kita harapkan agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaannya dan selalu menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing dan yang terpenting juga lakukan pemberantasan sarang nyamuk,"katanya, Rabu 2 Oktober 2024.
Sebenarnya, lanjut politisi partai Nasdem Sanggau itu, cara untuk mencegah DBD cukup sederhana, hanya saja terkadang ada yang menganggap hal itu sepele, mengingat sumbernya dari nyamuk, maka tetap dilakukan pemberantasan sarang nyamuk.
• Hingga September 2024 Terdapat 233 Kasus DBD di Kabupaten Mempawah, Menurun Dibanding 2023
Jadi langkah yang paling efektif untuk mencegah DBD adalah pemberantasan sarang nyamuk, hindari gigitan nyamuk, tingkatkan daya tahan tubuh dengan perilaku hidup bersih dan sehat.
Oleh karenanya, diharapkan agar masyarakat benar-benar serius mengikuti terkait cara pencegahan DBD.
Selain itu juga, diharapkan agar Dinkes tetap rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait bagaimana cara mencegah DBD.
"Dengan begitu diharapkan tak ada penambahan kasus DBD dari yang sebelumnya sudah terjadi," pungkasnya. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
anggota
DPRD
DBD
Demam Berdarah Dengue
Yuvenalis Krismono
Sanggau
Kalimantan Barat
Kalbar
Rabu 2 Oktober 2024
| 5 Pasien DBD Masih Dirawat di Kapuas Hulu, Dinkes Imbau Warga Gencarkan 3M |
|
|---|
| DBD Mengganas di Kapuas Hulu 179 Warga Terjangkit dan 1 Anak Meninggal Dunia, Dinkes Beri Imbauan |
|
|---|
| EKSKLUSIF - Perjuangan Terakhir Rafa di Kapuas Hulu Lawan DBD, Sempat Mimisan dan Sesak Napas |
|
|---|
| Kasus DBD di Kapuas Hulu Capai 179 Orang pada 2026, Satu Orang Anak Meninggal Dunia |
|
|---|
| Dinkes PP KB Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Berantas Sarang dan Jentik Nyamuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Krismono-210424-yuvenelissss.jpg)