Sayembara Cerpen Dimulai, Ramaikan Bulan Gemar Membaca Pontianak
Mereka juga rutin menggelar acara-acara berbasis inklusi sosial. Sayembara cerpen Membaca Pontianak hanya satu dari rangkaian kegiatan tersebut.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sayembara cerpen meramaikan peringatan Bulan Gemar Membaca 2024 di Pontianak. Ajang ini merupakan lomba cerpen pertama yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Pontianak dalam 10 tahun terakhir. Mereka berkolaborasi dengan Pontinesia dan Enggang Media.
Kepala Disperpusip Kota Pontianak Rendrayani mengatakan, sayembara cerpen perdana ini bertema "Membaca Pontianak". Para penulis dapat menerjemahkan secara bebas tema tersebut.
"Pesertanya adalah warga Kalbar yang dibuktikan dengan identitas diri," ujarnya Minggu 25 Agustus 2024.
Sayembara cerpen digelar sebagai wadah apresiasi penulis Kalbar, dan upaya mengenalkan Pontianak lewat literasi.
Rendrayani yakin, keunikan Kota Khatulistiwa dapat digali menjadi sebuah cerita yang menarik, dan diabadikan dalam narasi-narasi dengan berbagai sudut pandang.
"Ini juga upaya kami menambah koleksi bacaan lokal, dan memperkaya ekosistem literasi di Kalbar," katanya.
Sejauh ini, Disperpusip Pontianak terus berupaya menyediakan perpustakaan yang nyaman dengan koleksi terbaru.
Mereka juga rutin menggelar acara-acara berbasis inklusi sosial. Sayembara cerpen Membaca Pontianak hanya satu dari rangkaian kegiatan tersebut.
• Sayembara Desain Monumen Garuda di Eks Lapter Susilo Sintang Digelar, Total Hadiah 52 Juta
Sementara CEO Pontinesia Ridho Brilliantoro menjelaskan nantinya akan dipilih sepuluh naskah terbaik untuk dibukukan.
Penulis terpilih juga akan mendapatkan hadiah. Karya yang masuk dalam sayembara cerpen Membaca Pontianak akan dikurasi oleh Bernard Batubara.
Penulis asal Kalbar yang telah malang-melintang di dunia sastra Indonesia.
"Untuk ketentuan teknis sayembara ini dapat dilihat di akun Instagram Disperpusip Pontianak, Pontinesia, Enggang Media, dan Pemkot Pontianak," katanya.
Ridho yakin, storytelling dapat menjadi cara efektif untuk mengenalkan Pontianak. Sama halnya dengan yang dilakukan Pontinesia lewat unggahan di akun Instagram dan website mereka.
Dia optimis akan banyak penulis yang ambil bagian lantaran minimnya event serupa di Kalbar.
"Semoga ini bisa jadi agenda rutin dan mendapat atensi banyak pihak. Nantinya buku kumpulan cerpen hasil sayembara ini juga akan diluncurkan dalam rangkaian Hari Jadi ke 253 Pontianak," katanya.
Pemprov Kalbar Dukung Pemerataan Dokter Spesialis, Optimalkan Layanan Kesehatan |
![]() |
---|
Polwan Polda Kalbar Gelar Ziarah ke Taman Makam Pahlawan dalam Rangka Hari Jadi ke-77 Polwan RI |
![]() |
---|
Polresta Pontianak Amankam 15 Pendemo yang Anarkis di DPRD Kalbar, 5 Personel Polisi Terluka |
![]() |
---|
20 Tahun Menjadi Ikon Akomodasi Singkawang, Hotel Dangau Tutup Permanen |
![]() |
---|
Cerdas Cermat Adhyaksa Fest Perkuat Pengetahuan Hukum Bagi Pelajar Sambas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.