Info DPRD Sintang

Florensius Ronny Hadiri Pembukaan Gawai Dayak di Rumah Betang Tampun Juah Sintang

PGD tahun 2024 ada banyak yang berubah. Mulai dari tata letak panggung, hingga stand pameran dan kuliner yang sudah menggunakan tenda bukan lagi kayu

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-XI tahun 2024 tingkat Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat resmi dibuka. Selama empat hari kedepan, gawai dayak dipusatkan di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora 1. Pembukaan PGD dihadiri langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno. Wakil Bupati Sintang, Melkianus bersama jajaran Forkopimda. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-XI tahun 2024 tingkat Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat resmi dibuka. Selama empat hari kedepan, gawai dayak dipusatkan di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora 1.

Pembukaan PGD dihadiri langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno. Wakil Bupati Sintang, Melkianus bersama jajaran Forkopimda.

Tampak hadir juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny dan beberapa anggota dewan lainnya.

PGD akan ditutup pada Sabtu, 27 Juli 2024. Selama gawai berlangsung, ada banyak perlombaan. Mulai dari lomba menyumpit, tari dayak kreatif, menumbuk padi, fashion show anak sampai pencak silat.

PGD tahun 2024 ada banyak yang berubah. Mulai dari tata letak panggung, hingga stand pameran dan kuliner yang sudah menggunakan tenda bukan lagi kayu dan terpal.

Warga Buang Sampah ke Kantor Bupati-DPRD Sintang, Santosa: Tamparan Keras Kepada Pemerintah

Selain itu, jalan masuk ke halaman rumah betang juga sudah dilebarkan. Sebagian halaman juga sudah disemen. Sehingga tampak rapi.

Bukan itu saja, tempat parkir kendaraan juga sudah dikelola dengan baik oleh panitia. Tidak lagi di pinggir jalan raya. Tapi langsung masuk ke halaman rumah betang.

Sehingga tidak menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

"Saya melihat gawai dayak tahun ini banyak yang berubah. Tentu ini sangat baik berkat kerja keras semua pihak," kata Ronny.

Ronny melihat, setiap tahun pelaksanaan PGD semakin baik. Penggunaan tenda juga memudahkan panitia untuk bongkar pasang.

"Kalau dulu tempat kuliner pakai kayu ditancap di tanah. Selesai gawai kadang masih ada kayu yang tertancap. Belum lagi paku," katanya.

Oleh sebab itu, Ronny mengapresiasi panitia penyelenggara, termasuk juga pemerintah yang telah menepati janjinya menata halaman rumah betang.

"Selamat gawai. Semoga berjalan aman. Mari kita jaga kondusifitas Sintang," ajaknya.

Ketua Panitia PGD, Agustinus juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Sintang yang telah menata halaman dan juga jalan masuk ke rumah betang. Dia berharap, pemerintah dapat melanjutkan penataan halaman yang masih tanah.

"Kami sampaikan terima kasih ke pemda Sintang. Tentu kami harap dilanjutkan penataan halamannya," kata Agustinus. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved