PPDB di SMKN 1 Ngabang Berakhir, Sebanyak 495 Siswa Diterima Jadi Murid Baru
"Daftar ulang tidak ada biaya apa-apa alias gratis. Masih ada beberapa yang tidak diterima, dari 7 konsentrasi keahlian atau jurusan, ada jurusan yang
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Ngabang Dominikus Dasit menerangkan bahwa proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah selesai dan pengumuman yang diterima itu pada tanggal 7 Juli kemarin.
Setelah itu mereka yang dinyatakan lulus wajib daftar ulang mulai tanggal 8-9 Juli 2024. Kemudian untuk jumlah yang mendaftar di SMKN 1 Ngabang ini masih kategori cukup banyak, meskipun agak menurun sedikit dari tahun sebelumnya, dan itu terjadi di SMK lain juga.
"Kalau tahun lalu yang daftar ada sekitar 600an, tapi tahun ini sekitar 500an. Namun yang kita ambil untuk 14 kelas yang ada itu peserta didik baru sebanyak 495, karena masih ada slot tidak naik kelas," ujar Dominikus Dasit pada Selasa 9 Juli 2024.
Maka selama 2 hari ini daftar ulang berlangsung bagi mereka yang dinyatakan diterima.
"Daftar ulang tidak ada biaya apa-apa alias gratis. Masih ada beberapa yang tidak diterima, dari 7 konsentrasi keahlian atau jurusan, ada jurusan yang menjadi favorit dan ada juga jurusan yang kuotanya belum terpenuhi," jelasnya.
• Yustinus Bersyukur Pelaksanaan PPDB di Sintang Berjalan Lancar
Jurusan yang favorit atau diperebutkan itu adalah Teknis Sepeda Motor (TSM) yang paling banyak. Dimana pendaftar mencapai 140, tapi yang diterima hanya 70 siswa. Kedua adalah Teknik Komputer Jaringan (TKJ), yang juga pendaftarnya di atas 100 orang, tapi yang diterima sebangak 72.
Ketiga favorit adalah Teknik Kendaraan Ringan (TKR), masih di atas 100 juga pendaftar, tapi kuota hanya untuk 72 siswa.
"Maka mereka-mereka yang diterima, kadang-kadang mereka menggeser ke pilihan 2 dan 3," sebutnya.
Sedangkan jurusan yang pendaftarnya stabil dan masih di atas 70an adalah Akuntansi, Agrobisnis Tanam Perkebunan (ATP), dan Desain Komunikasi Visual (DKV).
Sedangkan yang kuotanya belum terpenuhi adalah jurusan Desain Pemodelan Infomasi Bangunan (DPIB), dimana dari 70 kuota tapi yang daftar baru 40.
Namun menurut Dominikus Dasit, sebenarnya jurusan yang punya peluang bagus ke depannya adalah jurusan DPIB, karena kerja tidak pakai otot tapi menggunakan akal sehat dan pikiran.
"Karena mereka diajarkan untuk gambar-gambar rumah. Desain-desaian rumah minimalis dengan perhitungan biaya material bangunan, dan lapangan pekerjaan larinya ke konsultan. Jadi yang tidak diterima pada jurusan yang dipilih kami arahkan ke DPIB," ungkapnya.
Selanjutnya dilaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama tiga hari mulai tanggal 10-12. Sedangkan tanggal 15 kelas 10 dan 11 semua masuk tgl 15. Sedangkan kelas 12 mulai tanggal 10 sudah masuk ke industri. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Polsek Sungai Pinyuh Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Terjual |
![]() |
---|
Pelantikan Pengurus IDCA Kalbar 2025, Siap Majukan IDCA hingga 14 Kabupaten dan Kota |
![]() |
---|
Razia Knalpot Brong di Meliau: 30 Motor Berknalpot Brong Diamankan, Pelajar Diberi Pembinaan |
![]() |
---|
Pemprov Kalbar Dukung Program Pengadaan Dokter Spesialis Optimalkan Pelayanan Kesehatan |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut Sambas: Motor Tersenggol Sigra , Yulius Terpental ke Jurang hingga Tewas di Tempat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.