Penjelasan Untan Pontianak Terkait Dugaan 52 Ribu Data Individu Bocor dan Dijual Secara Online
Saat ini, dikatakannya Tim Siber Untan terus melakukan investigasi dan forensik digital untuk menemukan celah masuk pencurian data.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak diduga menjadi korban kejahatan siber berupa pembobolan, dan pencurian data.
Diduga ada sekitar 52 ribu data individu dari Untan Pontianak yang telah dibobol, dan dijual secara online.
kabar ini telah ramai beredar di media sosial X, yang diposting oleh satu perusahan keamanan siber FalconFeedsio di media sosial X.
Dalam postingan @FalconFeedsio di X itu, menuliskan bahwa seorang anggota BreachForum telah memposting tentang pelanggaran data signifikan yang melibatkan Universitas Tanjungpura, sebuah universitas negeri yang berlokasi di Pontianak. Data yang disusupi mencakup sekitar 52.000 catatan seperti ID, email, nama pengguna, kata sandi, dan nomor telepon.
Menanggapi kabar tersebut, Rektor Untan Pontianak, Prof Garuda Wiko menyampaikan, bahwa mengenai isu terkait pencurian data tersebut, sedang didalami informasinya oleh UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Untan Pontianak.
Baca juga: Personel Polsek Pontianak Timur Melaksanakan PAM dan Monitoring di SMPN 21 Pontianak Timur
“Jadi saat ini masih sedang didalami informasinya oleh UPT TIK Untan,” ujar Rektor Untan Pontianak Prof Garuda kepada Tribun Pontianak, Selasa 9 Juli 2024.
Di konfirmasi lebih lanjut oleh Tribun Pontianak, kepada Kepala UPT TIK Untan Pontianak, Novi Safriadi sehubungan dengan beredarnya informasi dugaan pencurian data mahasiswa Untan, yang diperjualbelikan bersumber dari server untan.ac.id pada 8 Juli 2024.
Ia menegaskan bahwa data yang dijadikan obyek untuk diperjualbelikan itu, diduga data milik Universitas Tanjungpura.
Dan saat ini (Untan) masih dilakukan investigasi terkait kebocoran data tersebut.
“Adapun hasil investigasi awal, data yang diduga bocor tidak berasal dari datacenter milik Universitas Tanjungpura,” ujarnya.
Lalu ditegaskannya, berkaitan dengan obyek data yang diperjual belikan, berdasarkan hasil investigasi tidak memuat data sensitif berupa username dan password mahasiswa pada sistem layanan akademik di Universitas Tanjungpura.
Saat ini, dikatakannya Tim Siber Untan terus melakukan investigasi dan forensik digital untuk menemukan celah masuk pencurian data.
“Tim Siber Untan saat ini sedang melakukan mitigasi terhadap server-server yang menyimpan data dan aplikasi yang melayani mahasiswa,” pungkasnya. (*)
Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
| Lengah 5 Menit! Remaja Putri di Pontianak Hilang, Keluarga Lapor Polisi |
|
|---|
| Pendaftaran SPMB SD dan SMP Negeri di Pontianak Mulai Juni 2026 |
|
|---|
| 5 Daftar Masjid Ikonik di Singkawang yang Wajib Dikunjungi saat Libur Idul Adha |
|
|---|
| China Jadi Magnet Baru Mahasiswa Internasional 2026, Program STEM Paling Diminati |
|
|---|
| Pererat Sinergi Hotel 95 Pontianak Gelar Halal Bihalal Bersama Mitra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/feri-150623-wiko.jpg)