Pemkab Mempawah Adakan Audisi Duta Generasi Berencana Diikuti 48 Peserta Tingkat SLTA

"Hal ini bertujuan untuk pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Program Genre juga merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOMINFO MEMPAWAH
Pemkab Mempawah melaksanakan Audisi Duta Genre Kabupaten Mempawah, di Wisma Chandramidi, Senin 8 Juli 2024 pagi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Assisten 2 Setda Kabupaten Mempawah Jamiril membuka Audisi Duta Genre Kabupaten Mempawah, di Wisma Chandramidi, Senin 8 Juli 2024 pagi.

Dalam laporannya, Plt Kadis Kesehatan David Sianipar menyampaikan Audisi Generasi Berencana tersebut diikuti oleh pelajar tingkat SLTA se-Kabupaten Mempawah.

"Peserta dalam audisi Generasi Berencana ini diikuti sebanyak 48 peserta terdiri dari pelajar tingkat SLTA di Kabupaten Mempawah," ujar David.

David mengatakan, pengembangan program Genre dalam rangka menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia pernikahan, sehingga mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.

"Hal ini bertujuan untuk pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. Program Genre juga merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa, karena mengajarkan remaja untuk menjauhi pernikahan dini, sex bebas dan NAPZA guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa," tegas David.

Danrem 121/Abw Ajak Seluruh Pihak Bersatu Padu Perangi Peredaran Narkoba

David berharap, dengan adanya duta Genre di lingkungan remaja akan lebih efektif, karena komunikasi yang terjalin dilakukan dengan pendekatan dari, oleh, dan untuk remaja sendiri.

"Sehingga menjadi ramah remaja, disamping itu di lingkungan remaja secara umum sosialisasi dan promosi program berikutnya dapat diterima dengan baik oleh remaja.

Di tempat yang sama, Assisten 2 Setda Kabupaten Mempawah Jamiril ikut mengingatkan kepada para remaja untuk menghindari pernikahan dini, menghindari pergaulan bebas, menghindari narkoba.

"Terkhusus narkoba ini harus dijauhi bersama, karena narkoba ini sangat merusak otak kita, merusak jalan fikiran kita, kemudian merusak kehidupan, karena kalau sudah terjerumus dalam narkoba sangat bahaya, saat tidak punya uang bisa saja melakukan berbagai tindak kejahatan," pesan Jamiril.

Kemudian kata Jamiril, para remaja harus menghindari pergaulan bebas yang nantinya dapat berpengaruh dengan kehidupan dan masa depan.

"Kenapa kita harus menghindari pergaulan bebas, karena banyak dampak negatif nya. Dari pergaulan bebas nantinya di khawatirkan masa depan rusak salah satunya dengan hamil muda, mau tidak mau menikah, harus siap menjadi orang tua yang mengurus anak-anaknya. Kalau anak tidak terurus nantinya di khawatirkan menjadi anak yang stunting," ujar Jamiril.

Kepada peserta Audisi Duta Generasi Berencana, Jamiril juga berpesan agar kedepan dapat bersama-sama dapat memberikan sosialisasi kepada para remaja lainnya untuk menghindari hal-hal yang berdampak negatif kepada kehidupan masa depan.

"Duta Genre nantinya harus bisa memberikan edukasi dan sosialisasi yang positif untuk lingkungannya terutama lingkungan remaja agar menjauhi pergaulan bebas, pernikahan dini, dan menjauhi narkoba," pesan Jamiril.

Jamiril juga berpesan para remaja untuk bijak menggunakan media sosial yang saat ini makin berkembang pesat.

"Adik-adik harus lebih bijak menggunakan Hp, karena melalui Hp bisa mengakses berbagai hal apapun. Harus bisa menggunakan Hp dan bermain medsos dengan baik, jangan sampai salah menggunakan Hp ataupun medsos," jelas Jamiril berpesan. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved