Danrem 121/Abw Ajak Seluruh Pihak Bersatu Padu Perangi Peredaran Narkoba
"Sesuai dengan pimpinan kami yakni Pangdam XII/Tpr, bapak KASAD, bapak Panglima TNI, kita kompak menghadapi isu-isu permasalahan ini (Narkoba), tidak
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief mengajak seluruh pihak kompak dan bersatu padu untuk memerangi peredaran gelap narkoba, Senin 8 Juli 2024.
Hal tersebut turut dipertegas Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief pada Rabu 3 Juli 2024, ketika melaksanakan silaturahmi bersama Awak Media dan Forkopimda Kabupaten Mempawah, di Lapangan Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
"Sekarang ini kita perang melawan Narkoba. Tidak ada kata mundur selangkah pun, aju terus apapun yang akan terjadi. Karena kita khususnya Angkatan Darat tetap menjaga generasi penerus bangsa dan hal itu harga mati," tegas Danrem.
Danrem juga menyampaikan komitmen TNI khususnya Angkatan Darat untuk menjaga generasi bangsa agar tidak terjerumus lembah hitam narkoba.
"Sesuai dengan pimpinan kami yakni Pangdam XII/Tpr, bapak KASAD, bapak Panglima TNI, kita kompak menghadapi isu-isu permasalahan ini (Narkoba), tidak ada kata lain maju terus pantang mundur," tegas Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief.
• Arpandi Warga Nusapati Sungai Pinyuh Ucap Syukur Terima Bantuan Program RTLH
Danrem menyampaikan, untuk menerangi narkoba tidak bisa hanya dilaksanakan satu pihak saja, melainkan seluruh pihak, baik itu TNI, Polri, Pemerintah Daerah, organisasi dan unsur masyarakat lainnya harus bersatu padu untuk memerangi narkoba.
"Memang saya sadari wilayah Kalbar memiliki perbatasan yang panjang sekali 358 Km, dengan diawaki oleh dua Batalyon penugasan saja. Maka dari itu salah satu strategi saya ialah merangkul seluruh masyarakat khususnya di wilayah perbatasan menjadi pagar hidup sesuai dengan program kita adanya Radar Embrio Anti Narkoba atau Rakyat Sadar yang merupakan mata, telinga informasi di wilayah-wilayah perbatasan terpencil untuk menggagalkan penyelundupan narkoba," jelas Danrem menegaskan.
Tidak hanya di perbatasan tegas Danrem, di tiap-tiap Kabupaten-Kabupaten dirinya terus menggaungkan program yang dicanangkan yakni Radar Embrio Anti Narkoba yang saat ini sudah tersebar di 5 Kabupaten perbatasan.
"Mulai dari Kapuas Hulu karena disana ada PLBN Badau, kemudian Sintang, kemudian lanjut lagi Sanggau, kemudian lanjut lagi disitu kita masuk ke Bengkayang, smpai dengan ke Sambas yakni Temajuk. Itu harus kita jaga, kita pagari bersama jangan sempat ada sebutir narkoba pun yang bisa lolos ke wilayah kita," tegas Danrem.
Danrem menegaskan, Kalbar sudah dapat dikatakan wilayah yang gawat narkoba. Oleh sebab itu perlu dukungan semua pihak memerangi narkoba.
"Kalau kita berbicara gawat, ya Kita (Kalbar) gawat narkotika. Kemarin kita tahu bersama bahwa kita hampir 100 kg lebih yang berhasil kita gagalkan. Kita belum tau berapa banyak yang mungkin lolos, dan hal itu yang tentu harus kita antisipasi," tegas Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief. (*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Gerakan Pangan Murah Polri di Polsek Sekadau Hulu, 65 Karung Beras SPHP Bulog Habis Terjual |
![]() |
---|
Aksi Damai Berubah Anarkis, Polresta Pontianak Turunkan Pengamanan Lintas Ganti |
![]() |
---|
Beberapa Kades Bermasalah, DPMD Kapuas Hulu Ingatkan Kelola DD untuk Kepentingan Masyarakat |
![]() |
---|
Polres Kubu Raya Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Polda Kalbar dan Tzu Chi Gelar Bakti Sosial Kesehatan ke-150, Layani Operasi Gratis di Pontianak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.