Gapoktan Tuah Telaga di Sintang Punya Pabrik Mini Pengolahan Kelapa Sawit

"Kalau saya lihat sawit brondol tidak terjual, buah petani sawit swadaya tidak terurus, kemudian sulitnya menjual Buah ke perusahaan kendala kami itu.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PROKOPIM SINTANG
Gapoktan Tuah Telaga di Desa Telaga Dua, Kecamatan Binjai, Sintang, Kalimantan Barat memiliki Pabrik Mini Pengolahan Kelapa Sawit dengan kemampuan produksi 1 ton perjamnya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Gapoktan Tuah Telaga di Desa Telaga Dua, Kecamatan Binjai, Sintang, Kalimantan Barat memiliki Pabrik Mini Pengolahan Kelapa Sawit dengan kemampuan produksi 1 ton perjamnya.

Pabrik mini tersebut diresmikan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno pada Senin kemarin.

Kepala Desa Telaga Dua, Yustus mengatakan pabrik ini dibangun selain untuk hilirisasi juga untuk menampung tandan buah segar petani mandiri.

"Kalau saya lihat sawit brondol tidak terjual, buah petani sawit swadaya tidak terurus, kemudian sulitnya menjual Buah ke perusahaan kendala kami itu. Sehingga dengan adanya ini dapat memudahkan kami," ujar Yustus.

Yustus yakin pabrik kelapa sawit ini mampu operasional mengingat pasokan buah segar melimpah.

40 Personel Jajaran Polres Sintang Dapati Kenaikan Pangkat

"Petani swadaya 187 mandiri luas lahan 500 hektare ke atas. Belum tetangga sebelah. Pasokan buah luar biasa," ujarnya.

Terwujudnya pabrik ini untuk program hilirisasi di Desa Telaga Dua. Kedepan, Yustus dan masyarakat akan berupaya agar tidak hanya mengekspor CPO saja, tapi mampu mengolahnya menjadi minyak.

"Siapa tau bisa jadi minyak goreng sendiri. Bukan hanya sebatas expor CPO. Karena buyer yang nampung cpo sudah siap tinggal kami kerja. Kapasitas 1 ton perjam. Bisa ditingkatkan sesuai kapasitas gilingnya. Kedepan kami akan tingkatkan kapasitas giling yang penting standar umkm," kata Yustus.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengapresiasi inisiatif Gapoktan Tuah Telaga membuat pabrik kelapa sawit mini. Menurutnya, ini satu satunya di Kabupaten Sintang.

"Hebat, saya apresiasi. Ini pertama kali gapoktan bikin pabrik, jadi pelopor," kata Jarot.

Dengan adanya PKS Mini ini Jarot yakin bisa membantu pemicu untuk mengembangkan potensi yang ada di Telaga Dua.

"Kedepannya bisa bikin biogas, minyak goreng, kita produksi sendiri," katanya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved