Global Education Fair 2024 Provinsi Kalbar, Wadah Informasi Pendidikan Dalam dan Luar Negeri
Harisson berharap expo ini dapat menjadi wadah bagi para siswa untuk mengeksplorasi berbagai jurusan dan kompetensi yang sesuai dengan minat...
Penulis: Anggita Putri | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjabat Gubernur Kalimantan Barat resmi membuka Gelaran kegiatan Global Education Fair tahun 2024, yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Rita Hastarita, bekerjasama dengan EMGS (Education Malaysia Global Services) telah dibuka, di Pontianak Convention Center, Rabu 12 Juni 2024.
Acara yang akan berlangsung selama dua hari ini, mengusung tema Explore Opportunities Worldwide, dengan menghadirkan pameran pendidikan yang ditujukan untuk calon pelajar / mahasiswa, agar dapat menjadi rujukan dalam melakukan konsultasi dan mencari informasi yang akurat tentang pendidikan tinggi, tidak hanya di Indonesia melainkan juga di luar negeri.
Usai membuka acara, dan mengunjungi stand- stand yang ada, Pj Gubernur Harisson mengapresiasi atas gelaran kegiatan Global Education Fair tahun 2024, sebagai wadah informasi kepada pelajar maupun lulusan SMA/SMK, mengenai pilihan pendidikan tinggi yang lebih luas, khususnya dalam rangka untuk memperkenalkan beragam perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri.
"Expo ini tidak hanya menampilkan perguruan tinggi nasional, tetapi juga perguruan tinggi global, misalnya Perguruan Tinggi dari negeri jiran Malaysia,”ujarnya.
Harisson berharap expo ini dapat menjadi wadah bagi para siswa untuk mengeksplorasi berbagai jurusan dan kompetensi yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.
• Pembagian Daging Kurban Idul Adha 2024 di Kalbar Diimbau Tak Pakai Kantong Plastik
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Rita Hastarita menyampaikan lewat kegiatan ini , tujuannya adalah untuk pengembangan kompetensi guru dan siswa dengan menghadirkan informasi yang luas, terkait dunia pendidikan di dalam, maupun luar negeri.
Hadir Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, seperti Trisakti Jakarta, Presiden University, Unpar Bandung, Poltekes, Universitas Panca Bakti, Universitas OSO, IAIN, BSI Pontianak, Universitas Winaya Mukti, Universitas Multimedia Jakarta, Universitas Muhamadiyah Yogyakarta, Universitas Muhamadiyah Pontianak, Universitas Telkom Bandung, YARSI Pontianak, Unversitas Tanjungpura Pontianak.
Dan Perguruan Tinggi dari Malaysia ( UM, UKM, UTM, UNITI, THE ONE ACADEMY, MMU, QIU, UNIKL, YAHOS Serawak, FAME Serawak, APU, RAFFLES UNIVERSITY, UTS, SWINBURNE, ICATS, CURTIN, UNIMAS ) hadir juga TAFE NSW & AMCA, CENTEXS Serawak.
Ikut meramaikan 40 sekolah SMA, SMK se Kalimantan Barat, selain pameran Pendidikan dan Teknologi akan ada Gelar Karya Kreatif, Job Fair SMK, serta Kuliner dari UMKM. Di expo ini juga, menghadirkan menghadirkan konsep digitalisasi sekolah.
“Kita berharap anak-anak lebih berminat lagi untuk terus melanjutkan pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi,”harap Rita.
Terkait kerjasama dibidang pendidikan antara Provinsi Kalimantan Barat dengan Negara Tetangga Malaysia, Rita menjelaskan bahwa dalam kerjasama ini disepakati akan adanya pertukaran pelajar antar negara, riset bersama antar universitas.
Dan tentunya akan hadir dijenjang SMA/SMK, tidak hanya di perguruan tinggi.
“Lewat kerjasama ini juga upaya kita untuk meningkatkan IPM Kalbar, maka dadicitu kita hadirkan informasi yang bervariasi dengan berbagai jurusan pendidikan yang bisa mereka pilih sesuai minat dan bakat,”ujar Rita.
Selain itu, ditampilkan gelar karya siswa hasil dari project siswa yang merupakan bagian dari kurikulum merdeka belajar. Misalnya, dari SMK Negeri 1 Sambas menampilkan cara menenun yang harus terus diregenerasikan untuk dibidang budaya, SMK 6 membuat kuningan, SMK N 1 Sintang berhasil merakit mobil listrik, yang di tahun lalu telah dulu berhasil merakit motor listrik.
“Masih banyak lagi gelar karya siswa yang merupakan bagian kurikulum merdeka yang bisa kita promosikan,ujar Rita.
Global Education Fair 2024
Pj Gubernur Kalbar Harisson
Harisson
Rita Hastarita
Education Malaysia Global Services
| RB Tak Boleh Sekadar Nilai, Pemprov Kalbar Dorong Birokrasi Berdampak Nyata ke Masyarakat |
|
|---|
| Cek Langsung ke Putussibau, Harisson Tegaskan WFH Tak Ganggu Pelayanan |
|
|---|
| Terkait Retret ASN dan Pergeseran Anggaran, Ini Penjelasan Sekda Kalbar |
|
|---|
| Belanja Pegawai Dibatasi 30 Persen, Sekda Kalbar Ingatkan Pemda Tak Diperbolehkan Berhentikan PPPK |
|
|---|
| Pemprov Kalbar Terapkan WFA, Kinerja ASN Dipantau Lewat Sistem e-Aktivitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Penjabat-Gubernur-Kalimantan-Barat-resmi-membuka-Gelaran-kegiatan-Global-Education-Fair-tahun-2024.jpg)