Dibuka Pj Bupati, 20 Peserta Ikuti Pelatihan Barista di Sanggar Kegiatan Belajar Mempawah

Dirinya berharap kedepannya para peserta dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia perkopian di Kabupaten Mempawah.

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RAMADHAN
Penjabat (Pj) Bupati Mempawah Ismail menghadiri pembukaan program kecakapan kerja Barista di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mempawah, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Senin 10 Juni 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Penjabat (Pj) Bupati Mempawah Ismail menghadiri pembukaan program kecakapan kerja Barista di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mempawah, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Senin 10 Juni 2024.

Kepala SKB Mempawah Ida Mulyani dalam laporannya mengatakan, kegiatan bertujuan mendidik dan mempersiapkan yang siap kerja dan bersertifikat dan siap untuk di salurkan ke dunia kerja.

"Selain itu peluang usaha di bidang barista masih sangat terbuka sehingga dengan pelatihan ini dapat memberikan kemampuan para peserta," harapnya.

Ida Mulyani melanjutkan bahwa pelatihan ini dilaksanakan selama 20 hari dengan peserta sebanyak 20 orang.

"Pemateri dalam kegiatan ini berasal dari ahli barista yang di undang langsung dari Kota Pontianak," ujarnya.

Dirinya berharap kedepannya para peserta dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan dunia perkopian di Kabupaten Mempawah.

Kapolsek Mempawah Hulu hadiri Pelepasan Murid PAUD se Desa Pahokng

"Kita harapkan dengan materi yang diberikan dapat menjadi sarana untuk mendapatkan pekerjaan," harapnya.

Di tempat yang sama, Pj Bupati Mempawah Ismail mengapresiasi kepada direktorat kursus dan pelatihan yang telah memberikan energi dan nuansa baru dalam aktifitas profesi masyarakat di Kabupaten Mempawah dengan program kecakapan kerja Barista ini dapat menekan angka pengangguran yang ada di Kabupaten Mempawah.

Ismail juga menyampaikan harapan akan alumni pelatihan ini dapat di serap oleh dunia kerja serta dapat meningkatkan kemampuan masyarakat untuk disiapkan ke dunia kerja, sehingga dapat membantu pemerintah menekan angka pengangguran karena semakin kecil makin sejahteralah masyarakatnya.

"Kursus dan pelatihan barista ini bisa terus berjalan memberikan kontribusi bagi masyarakat yang belum bekerja dan masyarakat yang putus sekolah," tegasnya.

Ismail berharap para peserta untuk dapat Fokus dan pahami materi yang diberikan oleh para pengajar sehingga dapat di terapkan dalam di kemudian hari.

"Setelah pelatihan ini para peserta diharapkan dapat mengaplikasikan ilmunya dengan dapat membuka sendiri warung kopi sehingga kita menjadi penampung kerja," harap Ismail.

Ismail juga mengatakan adanya hobi yang saat ini sedang digandrungi oleh segala lapisan masyarakat dapat dijadikan semangat inovasi baru untuk meningkatkan finansial masyarakat mempawah khususnya, salah satu adalah melalui kursus barista yang akan di selenggarakan saat ini.

"Semoga pelaksanaan kursus barista ini dapat menjadi kan Kabupaten Mempawah menjadi lebih baik lagi di masa yang akan datang," tutupnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved