Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Bupati Kapuas Hulu Bacakan Sambutan Menkominfo

Dijelaskan juga refleksi atas pilihan tersebut bisa dirujuk dengan berkunjung kembali kepada gagasan awal menjadikan dan membentuk Indonesia.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Dian saat menjadi inspektur upacara peringatan ke 116 Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Bola Uncak Kapuas, Senin 20 Mei 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Dian membacakan langsung sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Budi Arie Setiadi saat upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 116 di Lapangan Bola Uncak Kapuas, Senin 20 Mei 2024.

Dalam sambutan tersebut, Fransiskus Dian mengucapkan selamat Hari Kebangkitan Nasional tahun 2024, dimana saat ini sedang dihadapkan pada suatu realitas yang terpampang terang yakni, kemajuan teknologi yang melesat cepat. 

"Kita sudah memilih bukan hanya ikut-serta, tetapi lebih daripada itu, menjadi pemain penting agar dapat menggapai dunia. hari-hari ini hingga dua dekade ke depan merupakan momen krusial yang akan sangat menentukan langkah kita dalam mewujudkan itu semua," ujarnya.

Kodim 1208/Sambas Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2024

Dijelaskan juga refleksi atas pilihan tersebut bisa dirujuk dengan berkunjung kembali kepada gagasan awal menjadikan dan membentuk Indonesia.

"Bagaimana sejarah telah membentuk kebangsaan kita. Sejarah diperlukan bukan karena sensasi politiknya. Juga bukan sebagai sumber keteladanan nilai semata-mata," ucapnya.

Akan tetapi kata Fransiskus Dian, pada percakapan terus menerus tentang kemajuan, kemanusiaan dan kesejahteraan.

"Keteladanan tidak harus diikatkan pada masa lalu, namun dapat dikaitkan dengan masa depan, yaitu pada ide-ide yang membuka ruang imajinasi peradaban," ujarnya.

Bupati menyatakan, apa yang digagas boedi oetomo, kartini dan para embrio bangsa, kemudian dirumuskan bung karno sebagai jembatan emas.

"Kemerdekaan dibayangkan bung karno sebagai sebuah jembatan emas yang akan membawa bangsa indonesia menikmati kehidupan sejahtera lahir dan batin di atas tanah sendiri," ucapnya.

Dijelaskan Fransiskus Dian, hari ini berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa.

"Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu, kini kita menghadapi beragam tantangan dan peluang baru, dan kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru," ujarnya.

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Pj Bupati Mempawah Sampaikan Isi Sambutan Menkominfo RI

Disampaikan juga, kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini. Inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner. 

"Banyak kesulitan yang berhasil disolusikan oleh teknologi. Inovasi teknologi digital bertumbuh setiap hari. kecepatannya bak lompatan kuantum. Dalam dua dekade terakhir, perubahannya demikian pesat," ungkapnya.

Selain itu juga tambah Bupati, kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi hari ini, dan harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata.

"Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu," ungkapnya.

(*)

Informasi Terkini Tribun Pontianak Kunjungi Saluran WhatsApp

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved