Pastikan Berjalan Optimal, Dandim Mempawah Pantau Pengerjaan Normalisasi Irigasi Lahan Pertanian

"Kami juga ikut turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisinya, dengan harapan kita bisa mengetahui kendala dan tantangan yang dihadapi di lapan

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Dandim 1201/Mph Letkol Inf Benu Supriyantoko, meninjau langsung proses normalisasi irigasi lahan pertanian di sejumlah wilayah di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dandim 1201/Mph Letkol Inf Benu Supriyantoko, meninjau langsung proses normalisasi irigasi lahan pertanian di sejumlah wilayah di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Turunnya Dandim Mempawah ke lokasi proses normalisasi irigasi lahan pertanian tersebut untuk memastikan pengerjaan perbaikan infrastruktur optimasi lahan rawa tersebut berjalan lancar.

"Kami mendapatkan perintah dari komando atas untuk melaksanakan pekerjaan dengan optimal dan sebaik mungkin. Sehingga apa yang menjadi target dalam program optimasi lahan tersebut dapat dicapai," ujar Dandim, Senin 20 Mei 2024.

"Kami juga ikut turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisinya, dengan harapan kita bisa mengetahui kendala dan tantangan yang dihadapi di lapangan, sekaligus untuk memberikan semangat bagi prajurit saya yang di lapangan” lanjut Dandim.

Menurut Dandim, kegiatan normalisasi sangat tepat dilaksanakan untuk memperbaiki lahan pertanian masyarakat. Sebab, saat musim penghujan air di lahan pertanian masyarakat bisa berlebih, akhirnya tidak bisa digunakan untuk pertanian.

Pj Ketua Dekranasda Kalbar Bangga Tenun Ikat Sintang dan Musik Sape Tampil di Event Internasional

"Kenapa bisa sampai berlebih, ya dikarenakan irigasinya tidak lancar. Kemudian di daerah-daerah yang dekat laut itu air asin masuk dan dapat mengganggu lahan pertanian masyarakat. Sehingga dengan adanya kegiatan ini, Insya Allah kami siap menjamin lahan pertanian masyarakat akan lebih optimal dari yang sudah ada saat ini," tegas Dandim optimis.

Dengan itu, Dandim memastikan pihaknya bekerja maksimal dengan memanfaatkan berbagai potensi yang ada, agar pekerjaan di lapangan dapat terealisasi dengan optimal sebagaimana diharapkan.

“Untuk itu, kami mengharapkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak agar pekerjaan di lapangan dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar,” harap Dandim.

Diketahui, proses normalisasi irigasi lahan tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Kementerian Pertanian dan TNI tentang dukungan pelaksanaan pembangunan Pertanian, yang kemudian ditindak lanjuti dengan nota kesepakatan kerja sama antara Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar dan Kodam XII/Tanjungpura.

Selanjutnya, pelaksanaan tersebut turut ditindaklanjuti oleh Kodim 1201/Mempawah yang ikut meneken kerjasama dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP), pada Rabu 15 Mei 2024, terkait pelaksanaan pekerjaan perbaikan infrastruktur optimasi lahan rawa di Kabupaten Mempawah.

Perjanjian kerja sama tersebut meliputi luasan mencapai 700 hektare yang tersebar pada 6 Desa di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Enam Desa tersebut yakni, Desa Sungai Bakau Besar Laut seluas 100 hektare, Desa Sungai Batang seluas 125 hektare, Kelurahan Sungai Pinyuh seluas 85 hektar, Desa Nusapati seluas 120 hektare, Desa Peniraman seluas 120 hektare, dan Desa Sungai Purun Kecil Seluas 150 hektare. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved