Berita Viral
Resmi! Cara Naik Kelas Rawat Inap Bagi Peserta KRIS BPJS Kesehatan Terbaru 2024
Berikut cara naik kelas rawat inap standar atau KRIS bagi peserta BPJS Kesehatan terbaru per 2024 simak disini.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut cara naik kelas rawat inap standar atau KRIS bagi peserta BPJS Kesehatan terbaru per 2024 simak disini.
Pemerintah Indonesia bakal menerapkan kelas rawat inap standar atau KRIS bagi peserta BPJS Kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan paling lambat 30 Juni 2025.
Penerapan KRIS BPJS Kesehatan itu diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 Perubahan Ketiga atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.
KRIS BPJS Kesehatan adalah standar minimum pelayanan rawat inap yang diterima peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),
Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengatakan, pada saat KRIS BPJS Kesehatan diterapkan, rumah sakit akan melayani dua jenis rawat inap.
• Inilah Daftar Rumah Sakit Seluruh Indonesia yang Terapkan Layanan KRIS BPJS Kesehatan
"Pada implementasi KRIS BPJS Kesehatan, nantinya pelayanan rawat inap akan dibedakan menjadi dua, yaitu kelas rawat inap standar dan non atau rawat inap yang VIP atau eksekutif," jelas dia, dalam konferensi pers Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2024, Rabu (15/5/2024).
Ia menambahkan, KRIS BPJS Kesehatan akan diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan.
Sementara jenis rawat inap lainnya akan diterapkan dalam tingkatan kelas ditujukan bagi pasien bukan peserta BPJS Kesehatan atau non-BPJS Kesehatan.
Kendati demikian, Syahril memastikan bahwa peserta BPJS Kesehatan dapat meningkatkan pelayanannya dari kelas rawat inap standar menjadi kelas peserta yang lebih tinggi dari haknya.
Lantas, bagaimana cara pasien peserta BPJS Kesehatan bisa naik kelas yang lebih tinggi?
Cara peserta BPJS Kesehatan naik kelas rawat inap
Syahril memastikan bahwa peserta BPJS Kesehatan dapat naik kelas dari pelayanan kelas rawat inap standar atau KRIS ke kelas peserta yang lebih tinggi.
Ia menerangkan, peserta BPJS Kesehatan bisa mendapat pelayanan kelas peserta yang lebih tinggi dari haknya melalui dua cara.
"Naik kelas ini ada dua caranya, yaitu menggunakan asuransi yang lain (di luar BPJS kesehatan) atau berbayar sendiri," jelas Syahril.
Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 51 ayat (1) Perpres Nomor 59 Tahun 2024 yang memperbolehkan bahwa peserta untuk naik kelas perawatan yang lebih tinggi dengan membayar selisih biaya akibat peningkatan pelayanan.
| Bentuk-Bentuk Kekerasan Seksual di Kampus, Dugaan Pelecehan di Grup Mahasiswa UI |
|
|---|
| Kisah Terakhir Frater Christopher, Pamit Kagumi Danau Toba Sebelum Hilang Tenggelam |
|
|---|
| Waspada! Wabah Pes Kembali Lagi di Indonesia, Kenali Gejala dan Faktor Risiko |
|
|---|
| Ironi di Kampus Hukum: 16 Mahasiswa FH UI Terjerat Kasus Pelecehan Verbal |
|
|---|
| Viral Bayi 1,5 Tahun Alami Hipotermia Saat Mendaki di Gunung Ungaran, Dievakuasi Tim SAR |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Resmi-Cara-Naik-Kelas-Rawat-Inap-Bagi-Peserta-KRIS-BPJS-Kesehatan-Terbaru-2024.jpg)