Haji 2024

Pesan Bupati Jarot untuk Calon Jamaah Haji: yang Sakit Dijaga dan Dibantu

"Manasik dilakukan dua hari. Nanti dalam pembekalan difokuskan dalam hal yang emang dibutuhkan para jemaah calon haji terkait dengan pematangan. Pelru

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PROKOPIM SINTANG
Bupati Sintang, Jarot Winarno membuka Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Sintang Tahun 1445 H/ 2024 M di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, pada Senin, 29 April 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno membuka Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Sintang Tahun 1445 H/ 2024 M di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, pada Senin, 29 April 2024.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kementrian Agama Kabupaten Sintang, Ikhwan Pohan, pimpinan OPD, Kabag Kesra Setda Sintang, dan sebanyak 139 Calon Jemaah Haji yang termasuk dalam kloter 18.

"Semoga jamaahnya kuat semua. Saya pikir aman semua. Yang penting jamaah sakit dijaga dibantu. Semoga kembali menjadi haji mabrur. Persiapkan dengan baik jalani dengan ikhlas," pesan Jarot.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sintang, Ikhwan Pohan mengatakan bimbingan manasik haji sebelumnya juga telah dilakukan di tingkat kecamatan.

Arab Saudi Segera Selesaikan Visa Haji CJH Kalbar, Ribuan Jemaah Berangkat ke Mekah 27 Mei 2024

Menurutnya, bimbingan manasik haji ini sangat penting untuk kesuksesan dalam ibadah haji.

"Manasik dilakukan dua hari. Nanti dalam pembekalan difokuskan dalam hal yang emang dibutuhkan para jemaah calon haji terkait dengan pematangan. Pelru diketahui penantian untuk bisa berangkat haji cukup panjang, ya, dan memerlukan kesiapan matang, fisik mental dan kesiapan pelaksanaannya, jadi inilah yang akan kita siapakah dalam manasik," kata Pohan.

Total calon jemaah haji di Kabupaten Sintang sebanyak 139 orang. Mereka akan berangkat ke Pontianak pada 28 Mei.

Dilanjutkan berangkat ke Batam pada 29 Mei. Para jemaah baru akan berangkat ke Jeddah pada 30 Mei 2024.

"Manasik ini semakin sering semakin baik, karena ini bagian dari simulasi pelaksanaan haji yang sesungguhnya, supaya benar-benar dalam mempersiapkan diri, baik fisik, mental, kesehatan pola makan dan persiapan pemahaman fiqih haji karena ini yang inti dalam pelaksanaan haji," jelas Pohan. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved