Andalkan Program JKN untuk Berobat, Suhaidatul: Akses Layanannya Mudah
Suhaidatul bercerita bahwa keberadaan BPJS Kesehatan atau Program JKN ini sangat membantunya, terutama untuk Ibunya yang rutin berobat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan suatu keberkahan bagi Suhaidatul Islamiah (24).
Hal tersebut ia uangkapkan karena sudah merasakan manfaatnya, tidak hanya dirasakan oleh sendiri namun bagi keluarga terkhusus sang Ibu Patimah Wati.
Suhaidatul dan keluarga sudah terdaftar aktif sebagai peserta Program JKN segmen kepesertaan PBPU/BP yang dibayarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara sejak 2015.
Namun dikarenakan Suhaidatul sudah pindah domisili ke Pontianak sehingga Bantuan Daerah Kabupaten Kayong Utara sudah dialihkan menjadi peserta PBPU/Mandiri.
“Hari ini saya datang ke kantor BPJS Kesehatan saran dari Puskesmas, karena saya sudah pindah alamat ke Kubu Raya, saat sampai di kantor saya dijelaskan bahwa kepesertaan saya terdaftar sebagai peserta Bantuan Pemerintah Daerah Kabupaten Kayong Utara yang harus dialihkan ke Peserta PBPU/Mandiri agar FKTP nya juga dapat dipindahkan,” ungkap Suhaidatul.
Suhaidatul bercerita bahwa keberadaan BPJS Kesehatan atau Program JKN ini sangat membantunya, terutama untuk Ibunya yang rutin berobat.
Ia mengatakan tenang kemana-mana ketika memiliki kartu BPJS Kesehatan.
“Dulu saya pernah membawa Ibu saya ke rumah sakit saat berkunjung ke Pontianak, waktu itu kami mengunjungi keluarga. Tiba-tiba ibu sakit dalam kondisi darurat. Awalnya saya sempat ragu dikarenakan FKTP nya terdaftar di Kabupaten Kayong Utara, namun karna memang kondisi ibu saya urgent saya langsung saja bawa ke rumah sakit terdekat dan ternyata dapat dilayani dengan baik,” cerita Suhaidatul.
• Berkunjung dalam Kondisi Hamil, Sandra Puji Layanan Prioritas di Kantor Cabang BPJS Kesehatan
Selama mendapatkan pelayanan di rumah sakit Suhaidatul merasakan tidak ada perbedaan antara peserta yang menggunakan Program JKN dan pasien umum, semua pelayanan yang diberikan setara dan sangat baik.
“Alhamdulillah selama ibu saya di rawat di rumah sakit saya merasakan sendiri bahwa pelayanannya tidak di beda-bedakan semuanya sama saja baik pasien umum atau pasien BPJS Kesehatan. Saya merasa puas dengan pelayanan yang di berikan di rumah sakit, seluruh petugas yang melayani ramah dan cepat tanggap walaupun ibu saya terdaftar sebagai peserta yang didaftarkan pemerintah Kabupaten Kayong Utara,” tambah Suhaidatul.
Selain berbagi pengalaman layanan kesehatan yang diakses sang ibu, Suhaidatul juga meceritakan pengalamannya menggunakan JKN, saat ini Suhaidatul sedang hamil sehingga ia rutin menggunakan Program JKN di Fasilitas Kesehatan.
“Karna pengalaman yang sudah dirasakan oleh orang tua saya membuat saya lebih yakin lagi menggunakan Program JKN dalam proses persalinan nanti. Bahkan saat ini pun saya sudah sering melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas menggunakan Program JKN,” ujar Suhaidatul.
Diakhir cerita pengalamannya Suhaidatul mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya karna sudah terbantu dengan adanya program JKN ini.
Ia menyadari melalui program gotong Royong yang diusung oleh BPJS Kesehatan ini, ia dan anggota keluarganya dapat mengakses pelayanan kesehatan yang mudah di fasilitas kesehatan.
“Saya sangat berterimakasih kepada Program JKN karna sudah sangat membantu saya dan keluarga. Jika tidak ada program JKN ini saya tidak tahu bagaimana cara membayar biaya perawatan di rumah sakit. Saya yakin masyarakat lain yang juga sudah merasakan manfaatnya pasti akan sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya program ini. Semoga Program ini selalu ada untuk masyarakat Indonesia,” tutup Suhaidatul.
| Tak Perlu Antre, Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Jadwal Layanan Online |
|
|---|
| Iuran BPJS Kesehatan April 2026, Rincian Terbaru yang Wajib Diketahui Peserta |
|
|---|
| Resmi Berubah! Syarat dan Cara Mencairkan Saldo JHT BPJS April 2026 Kini Dipermudah, Ini Langkahnya |
|
|---|
| Catat! Daftar Nomor Penting Mudik Lebaran 2026 yang Wajib Disimpan di Ponsel |
|
|---|
| Apakah Konsultasi Psikolog dan Psikiater Ditanggung BPJS Kesehatan? Ini Penjelasan Resmi BPJS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Suhaidatul-Islamiah-24-peserta-Program-Jaminan-Kesehatan-Nasional-JKN.jpg)