Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar Permudah Akses Informasi Sejarah Lokal Lewat SI Arsip
Sugeng menjelaskan bahwa Aplikasi ini di buat dalam rangka mengakomodir permintaan kurang tersedianya sejarah lokal Kalbar.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dua ribuan pelajar dan Mahasiswa mendapatkan sosialiasi tentang Sistem Informasi Kearsipan (SI Arsip) di Galeri Pemprov Kalbar, Selasa 16 April 2024.
"Saat ini, kami memiliki aplikasi yang berbasis Web. Sehingga kebutuhan terhadap kearsipan bisa di akses disitu,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar, Sugeng Hariadi.
Sugeng menjelaskan bahwa Aplikasi ini di buat dalam rangka mengakomodir permintaan kurang tersedianya sejarah lokal Kalbar.
Sehingga sebagai instansi yang mempunyai tupoksi kearsipan, pihanya mencari solusi dari permasalahan tersebut .
“Akhirnya kita buat Aplikasi berbasis Web SI Arsip ini. Kedepannya tidak hanya sejarah lokal saja, tapi juga kami akan kembangkan lebih lanjut," ujarnya.
• ASN di Pontianak Hari Kamis Efektif Masuk Kantor, yang Mangkir Bakal Disanksi
Adapun SI Arsip adalah Sistem Aplikasi berbasis Web, yang berisikan informasi tentang Sejarah atau rangkaian peristiwa yang terjadi di Kalbar.
Informasi ini disusun oleh para arsiparis berdasarkan hasil penelusuran maupun data dan informasi dari Arsip yang dimiliki Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar.
“Sekarang ini kebutuhan pengguna arsip semakin tinggi, baik dalam dunia pendidikan, penelitian dan pengembangan serta dunia kerja. Sejarah lokal juga menjadi informasi yang sangat dibutuhkan di kalangan pelajar, Mahasiswa, guru, dosen, organisasi profesi bahkan masyarakat,” ungkap Sugeng.
Kurangnya informasi tentang sejarah lokal, dikatakannya membawa permasalahan tersendiri. Termasuk bagi peserta didik dan para pengajar, karena kurangnya referensi serta kurangnya kajian kajian penelitian sejarah karena keterbatasan sumber.
• Anaknya Tak Kunjung Haid, Setelah Diperiksa Positif Hamil, Pelaku Ternyata Oknum Guru di Pontianak
Sebagai Penulis buku Biografi dr. Raden Rubini Natawisastra, yakni M. Rikaz Prabowo menyambut baik adanya SI Arsip ini, mengingat kurangnya informasi sejarah lokal membawa akibat kurang luasnya cakupan materi yang akan di sampaikan kepada peserta didik.
Padahal sejarah era kini menuntut agar penyampaian materi disampaikan secara kontekstual dan berbasis kearifan lokal dan lingkungan sekitar.
"SI Arsip mempermudah mendapatkan materi materi dan informasi Lokal Kalbar sekaligus dapat melakukan penelusuran sumber sumber lain melalui Katalog yang tersedia. Kapanpun dan dimanapun tanpa harus datang Ke Gedung Arsip," jelas Rikaz.
Sementara itu salah satu Guru SMAN 1 Pontianak, Rio Pratama, mengatakan bahwa SI Arsip menjadi alternatif informasi yang mudah di akses dan memberi manfaat baik khususnya sejarah lokal Kalbar hanya dengan mengakses pranala yg tersedia.
Keterlibatan masyarakat juga perlu di dorong, dalam mengisi informasi serta konten dalam akses layanan agar lebih beragam lagi.
Kegiatan sosialiasi ini, disambut baik oleh organisasi profesi seperti Masyarakat Sejarahwan Indonesia Kalbar ( MSI), Asosiasi Guru Sejarah Indonesia ( AGSI), dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Sejarah Kota Pontianak (MGMP).
(*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
Gubernur Kalbar Imbau Mahasiswa hingga Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi |
![]() |
---|
Solidaritas untuk Affan, Mahasiswa Sintang Duduk Bersama Polisi Gelar Doa |
![]() |
---|
Bupati Kayong Utara Terima Berkas Tuntutan Mahasiswa di Asrama Pontianak |
![]() |
---|
TRAGEDI Affan Simbol Suara Rakyat Kecil! Mahasiswa Sintang Gelar Doa dan Tabur Bunga di Mapolres |
![]() |
---|
Tak Puas Dengan Hasil Aksi, Aliansi Kalbar Bergerak Gelar Demo Besar-Besaran Jilid V |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.