Satgas TMMD Kodim Sambas Rehab Rumah Warga yang Tidak Layak Huni

"Yakni rumah milik Tomi warga Desa Mekar Jaya, Sajad yang kesehariannya pekerja sebagai petani dan rumahnya masuk pada program TMMD Regtas Ke-119 Kodi

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Satgas TMMD Kodim 1208 Sambas mengerjakan perehaban RTLS rumah warga Desa Mekar Jaya, Rabu 13 Maret 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sajad, terus digenjot. Salah satunya rumah warga bernama Tomi sudah mencapai 75 persen, Rabu 13 Maret 2024.

Renovasi RTLH terus digenjot dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Regtas Ke-119 Kodim 1208/Sambas.

Rumah warga bernama Tomi, di Desa Mekar Jaya, sudah pada tahap pengecatan, pemasangan pintu dan jendela.

Sertu Suratmen anggota Satgas TMMD mengatakan, kegiatan TMMD Regtas Ke-119 Kodim 1208/Sambas sasaran fisik RTLH sangat membatu masyarakat yang menempati rumah yang tidak layak huni.

"Yakni rumah milik Tomi warga Desa Mekar Jaya, Sajad yang kesehariannya pekerja sebagai petani dan rumahnya masuk pada program TMMD Regtas Ke-119 Kodim 1208/Sambas," tuturnya.

Gotong Royong, Satgas TMMD Regtas Ke 119 Kodim 1208 Sambas Cor Jalan Setapak

Sertu Suratmen bilang pembangunan RTLH milik Tomi sudah mencapai 75 persen. Pada kesempatan hari ini pihaknya masuk ketahap pemasangan daun pintu dan jendela rumah.

“Seperti perehaban rumah milik Pak Tomi yang sedang dalam tahap pengerjaan pemasangan daun pintu dan jendela, mudah-mudahan pembangunan RTLH ini dapat cepat terselesaikan sesuai target yang sudah di tentukan,” tuturnya.

Sementara, Tomi, pemilik rumah sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kodim 1208/Sambas melalui program TMMD merupakan sebuah gebrakan dan akselarasi yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

"Rasa hormat dan apresiasi kami warga Desa Mekar Jaya pada Kodim 1208/Sambas yang saat ini melaksanakan program TMMD Regtas ke 119," kata Tomi.

Selain itu, Tomi juga berharap, program ini agar tetap berlanjut ke depannya. Pasalnya, dimana sasaran TMMD ini adalah daerah yang pelosok atau perkampungan, menurutnya, untuk membangun desa bukan semata-mata dana, namun yang terpenting adalah kebersamaan dan memiliki jiwa gotong royong.

"Itu semua terjawab sudah dengan hadirnya TNI dikampung kami dalam program TMMD," pungkasnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved