Lokal Memilih

Pengamat Politik Kalbar Ungkap Alasan Masyarakat Memilih Golput

Alasan pertama adalah karena peserta pemilu tidak memenuhi kriteria, sehingga pemilih memilih untuk tidak memilih.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Pengamat Politik sekaligus Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Tanjungpura (Untan), Dr Zulkarnaen. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik sekaligus Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Dr Zulkarnaen mengungkapkan alasan masih terdapatnya pemilih di Kalimantan Barat (Kalbar) yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput pada Pemilu 14 Februari 2024 kemarin.

"Pemilu merupakan instrumen demokrasi. Tidak memilih hakekatnya, ya memilih," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Rabu 13 Maret 2024.

Menurut Dr Zulkarnaen, setidaknya terdapat dua alasan kenapa para pemilih memutuskan tidak memilih atau golput.

Alasan pertama adalah karena peserta pemilu tidak memenuhi kriteria, sehingga pemilih memilih untuk tidak memilih.

Ini Wajib Pajak Orang Pribadi yang Tidak Wajib Melaporkan SPT Tahunan, Deadline 31 Maret 2024!

"Pemilih banyak yang golput bisa jadi karena pilihan yang disajikan tidak memenuhi kriterianya," ungkapnya.

Sedangkan alasan kedua adalah kecenderungan pemilih yang tidak tertarik terhadap urusan politik.

Khusus bagi kalangan pada alasan yang kedua ini, diperlukan sosialisasi politik yang masif untuk mengatasinya.

"Bisa juga karena ketidaktertarikan 'urusan' politik yang dipersepsikan ribet dan tak berpengaruh terhadap kehidupan pribadinya," tuturnya.

"Sosialisasi politik yang mengena perlu disasar pada kelompok ini," pungkasnya. (*)

Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW DI SINI

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved