Lokal Memilih
118 Petugas Penyelenggara Pemilu di Kalbar Sakit, 9 Meninggal Dunia
Atas nama pemprov Kalbar, Harisson menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya 9 petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar, Harisson mengungkapkan secara keseluruhan ada 118 petugas penyelenggara Pemilu yang jatuh sakit di Provinsi Kalbar.
"Ini mereka terlalu capek, sehingga mereka perlu dirawat. Secara keseluruhan untuk di kalbar ada 118 orang yang jatuh sakit. Ada dirawat di puskesmas 8 orang, dirujuk ke pontianak 2 orang. Ada 9 orang meninggal. 4 orang Sintang 2 orang di Sambas, 2 orang di kubu raya dan 1 orang di landak," ungkap Harisson saat menjenguk tiga petugas penyelenggara Pemilu yang dirawat di RSUD Ade M Djoen Sintang karena jatuh sakit, Senin 4 Maret 2024.
Atas nama pemprov Kalbar, Harisson menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya 9 petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal.
Dia memastikan, pemerintah memperhatikan setiap petugas yang jatuh sakit.
"Pemprov kalbar menyatakan bela sungkawa terhadap saudara kita yang meninggal, dan memberikan perhatian kepada yang sakit. Mereka ini pahlawan demokrasi kita," kata Harisson.
• Pemilu 2024 di Kalbar: 4 Petugas Penyelenggara Pemilu dari KPU Meninggal Dunia
• Dulu Pemilu 2019 PAN Hanya 1 Kursi, Kini 5 Caleg Berpotensi Jadi Dewan Mempawah 2024-2029
Terpisah, selama proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kalimantan Barat, 4 orang petugas jajaran KPU di lapangan meninggal dunia.
Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Provinsi Kalbar Suryadi setelah menerima secara langsung masa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Kalimantan Barat Peduli Demokrasi yang menggelar aksi unjuk rasa di Kantor KPU dan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Senin 4 Maret 2024 pagi.
"Empat orang yang meninggal, ada sakit berat walaupun tidak banyak, lalu ada yang mengalami kecelakaan, dan itu tidak sampai 10," ujarnya.
Suryadi mengatakan, kepada petugas KPPS dan jajaran KPU yang meninggal saat menjalankan tugas Pemilu, akan mendapatkan santunan dari KPU.
"Santunan langsung, karena itu ada di anggaran kita, bilamana BPJS ketenagakerjaan tidak ada, itu akan tetap langsung di proses oleh kami dengan jeda yang tidak terlalu lama," ujarnya.
Terkait dukungan terhadap penyelenggaraan KPU yang digelar Aliansi Pemuda Kalimantan Barat Peduli Demokrasi, dirinya sangat mengapresiasi aksi tersebut.
(*)
Dapatkan Informasi Terkini dari Tribun Pontianak via SW disini
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini disini
MK Kabulkan Gugatan Gerindra, 2 TPS di Dapil 5 Sintang PSU |
![]() |
---|
PDI Perjuangan Masih Kuasai DPRD Kalbar, Lasarus Sampaikan Terima Kasih |
![]() |
---|
Kerab Beredar Berita Hoaks Saat Pemilu, BPBN Imbau Masyarakat Bijak dan Jaga Kedamaian di Kalbar |
![]() |
---|
IJW Harap 35 Caleg DPRD Mempawah Terpilih Lebih Merakyat |
![]() |
---|
KPU Sanggau Laksanakan Tes Tertulis Calon Anggota PPK, Ini Jadwal Tes Selanjutnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.