Pj Bupati Kubu Raya

Melirik Jerih Payah Muda Mahendrawan Bangun Kubu Raya Selama Jabat Bupati

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan akan mengakhiri masa jabatannya hari ini, Sabtu 17 Februari 2024.

|
Penulis: Safruddin | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Triponcast
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat hadir dalam acara Tribun Pontianak Podcast edisi, Jumat 16 Februari 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan akan mengakhiri masa jabatan, Sabtu 17 Februari 2024.

Saat hadir di Tribun Pontianak Podcast (TriponCast) bertajuk "Legacy 5 Tahun Bupati Muda " yang dipandu Safruddin, wartawan Tribun, Jumat 16 Februari 2024, Muda mengklaim berhasil menorehkan sejumlah prestasi.

Lantas bagaimana jeri payah Muda Mahendrawan mencapai prestasi saat menjabat Bupati Kubu Raya periode 2019-2024?

Ketika menjabat periode pertama 2008-2013, Muda menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sudah mengambil langkah-langkah yang tidak biasa.

Kebijakan-kebijakan yang diambil memberikan nilai sebagai kabupaten yang baru kala itu.

"Kita sadar beban cukup besar, maka kita lakukan percepatan. Jadi, legacy pertama yang kita lakukan adalah membuat langkah-langkah bijak dan tidak membangun hal-hal yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat," kata Muda.

Kapan Pj Bupati Kubu Raya Syarif Kamaruzaman Dilantik?

Hal ini lantas dibuktikan dengan tidak membangun rumah jabatan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan lain sebagainya.

Bahkan gedung DPRD Kabupaten Kubu Raya tidak dibangun hingga akhir masa jabatan.

"Itu nilainya bisa Rp100an miliar, tapi kita memilih untuk mengalokasikannya lebih kepada kebutuhan masyarakat, seperti jalan, jembatan, kesehatan, pendidikan dan mempercepat layanan-layanan," ujar Muda Mahendrawan.

Hak-hak dasar itu harus betul-betul terpenuhi dahulu dan menjadi prioritas utama.

Lalu kata Muda, Kubu Raya sebagai wilayah berbasis pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan terus dilakukan terobosan.

"Sampai hari ini salah satunya yaitu panen beras persawahan di Kubu Raya penghasil beras kedua di Kalbar," ujarnya.

Khusus beras lokal ini, Bupati Muda membuat imbauan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kubu Raya untuk mengonsumsi beras lokal hasil dari kabupaten sendiri.

"Saya saja masih tanam padi sampai sekarang walaupun cuma setengah hektare. Tapi saya sama istri memberikan nilai dan semangat bagi masyarakat bahwa bupati saja masih menanam padi," katanya.

Menurut Muda ketahanan pangan merupakan salah satu hal yang paling utama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved