Berita Viral
Penyebab Leher Kaku yang Wajib Diketahui dan Cara Mengatasinya
Leher yang kaku bisa jadi merupakan gejala komplikasi kolesterol yaitu penyakit jantung koroner yang perlu diatasi secara medis.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Inilah penyebab leher kaku yang wajib diketahui sebagai tanda awal mencegah serta cara mengatasinya.
Kolesterol tinggi dapat berbahaya untuk kesehatan karena dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Lalu, apakah leher kaku tanda kolesterol?
Ternyata, kolesterol tinggi tidak memiliki gejala khusus, termasuk leher kaku.
Namun, leher yang kaku bisa jadi gejala penyakit jantung koroner yang merupakan gejala kolesterol tinggi yang sudah parah.
Untuk itu, ketahui penjelasan dan cara menurunkan kolesterol tinggi berikut ini.
• Cara Aman Minum Kopi untuk Penderita Kolesterol Tinggi
Apakah leher kaku tanda kolesterol?
Ternyata, leher kaku bukan merupakan salah satu gejala kolesterol.
Dilansir dari Healthline, tidak ada ciri-ciri kolesterol tinggi yang muncul.
Kolesterol tinggi umumnya hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan darah atau ketika kondisi yang dialami sudah bertambah parah.
Seseorang dikatakan memiliki kolesterol tinggi ketika kadar low-density lipoprotein (LDL) mencapai angka 200 miligram per desiliter (mg/dL) atau lebih.
Kolesterol tinggi yang sudah parah dapat menimbulkan penumpukan plak pada pembuluh darah arteri sehingga aliran darah menjadi terhambat.
Kondisi ini akan memicu terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan kesehatan.
Leher yang kaku adalah salah satu gejala komplikasi kolesterol yaitu penyakit jantung koroner.
Penyakit jantung koroner merupakan salah satu jenis penyakit jantung yang terjadi ketika plak menumpuk di arteri sehingga membuatnya menjadi semput atau mengeras.
Laki-laki dan perempuan akan mengalami gejala yang berbeda, namun beberapa gejala penyakit jantung koroner yang akan dialami, seperti:
- Angina Pektoris atau nyeri dada
- Mual
- Kelelahan yang tidak wajar
- Napas pendek
- Nyeri di leher, rahang, perut bagian atas, atau punggung
Penyakit jantung koroner adalah masalah komplikasi kolesterol yang berbahaya karena dapat meningkatkan risiko serangan jantung sehingga perlu diatasi secara medis dengan segera.
Cara menurunkan kolesterol tinggi
Selain minum obat, melakukan pola hidup sehat diperlukan untuk menurunkan kolesterol tinggi.
Dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa pola hidup sehat yang bisa dilakukan sebagai cara menurunkan kolesterol tinggi, seperti:
- Mengurangi konsumsi lemak jenuh, seperti daging dan susu full cream atau tinggi lemak
- Mengurangi konsumsi lemak trans
- Mengonsumsi makanan tinggi asam lemak omega-3, seperti salmon
- Meningkatkan konsumsi serat larut, seperti oatmeal dan apel
- Mengonsumsi protein whey yang ditemukan di produk olahan susu
- Berolahraga setidaknya selama 30 menit setiap lima kali seminggu
- Menghentikan kebiasaan merokok
- Menurunkan berat badan
- Membatasi konsumsi minuman beralkohol
Memahami apakah leher kaku tanda penyakit atau tidak sangatlah penting karena ternyata kolesterol tinggi tidak memiliki gejala khusus.
Meskipun begitu, leher yang kaku bisa jadi merupakan gejala komplikasi kolesterol yaitu penyakit jantung koroner yang perlu diatasi secara medis.
Dengan melakukan pola hidup sehat dan minum obat kolesterol tinggi secara teratur, risiko masalah kesehatan yang lebih serius dapat dicegah.
Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: KLIK DISINI
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
| Strategi Baru Banten, Penagihan Pajak Kendaraan Dilakukan dari Pintu ke Pintu |
|
|---|
| Dari Sengketa Jadi Petaka: Kisah Tragis Satu Keluarga di Perbatasan Kalimantan |
|
|---|
| Bentuk-Bentuk Kekerasan Seksual di Kampus, Dugaan Pelecehan di Grup Mahasiswa UI |
|
|---|
| Kisah Terakhir Frater Christopher, Pamit Kagumi Danau Toba Sebelum Hilang Tenggelam |
|
|---|
| Waspada! Wabah Pes Kembali Lagi di Indonesia, Kenali Gejala dan Faktor Risiko |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Penyebab-Leher-Kaku-yang-Wajib-Diketahui-dan-Cara-Mengatasinya.jpg)