Bupati Muda Buka Konsultasi Publik Penyusunan RPD 2025-2026
“Dan semua arah kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kubu Raya dilaksanakan dengan cara-cara yang inovatif," terang Bupati.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan membuka secara resmi kegiatan Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2025-2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 Kabupaten Kubu Raya di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, pada Selasa 16 Januari 2024 pagi.
Bupati Muda mengatakan kegiatan tersebut sangat penting. Sebab pembahasan rancangan awal RKPD dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya berguna untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan.
"Melalui konsultasi publik ini diharapkan dapat menghimpun aspirasi para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan untuk tahun 2025 dan penyempurnaan RPD tahun 2025-2026," terang Bupati Muda.
Bupati Muda menjelaskan Kubu Raya merupakan kabupaten termuda di Provinsi Kalimantan Barat yang jumlah penduduknya terbesar ketiga dengan wilayah yang cukup luas.
Karena itu, ujarnya, pemerintah daerah selalu berorientasi pada upaya pemenuhan hajat hidup masyarakat di setiap rumah tangga di seluruh penjuru Kubu Raya.
“Dan semua arah kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kubu Raya dilaksanakan dengan cara-cara yang inovatif," terang Bupati.
• Menilik Harta Kekayaan Syarif Amin Muhammad, Pimpinan DPRD Provinsi Kalbar Dapil Kubu Raya-Mempawah
Lebih lanjut Bupati Muda menuturkan inovasi dilakukan di semua sektor. Baik di dalam meningkatkan layanan publik, tata kelola pemerintahan, hingga pembangunan di daerah.
Hasilnya Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berhasil meraih sejumlah pencapaian yang memuaskan.
"Seperti pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 mencapai angka 5,48 yang merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan Barat," kata Bupati.
Selain itu, sambung Bupati Muda, angka kemiskinan di tahun 2023 turun hingga di angka 4,23 yang merupakan angka kemiskinan terendah se-Kalimantan Barat.
Sementara itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kubu Raya tahun 2023 di angka 69,6 yang merupakan IPM tertinggi kedua tingkat kabupaten di Kalimantan Barat.
"Kinerja yang telah kita capai hingga saat ini kiranya dapat bersama-sama kita pertahankan dan lebih ditingkatkan di masa mendatang. Diawali dengan penyusunan perencanaan pembangunan yang aspiratif dan partisipatif," kata Bupati Muda. (*)
Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini
| Momentum Hardiknas, Norsan Tekankan Tak Boleh Ada Anak Kalbar Putus Sekolah |
|
|---|
| Bukit Piantus Sambas, Tempat Terbaik Menikmati Senja dan Fajar di Kalimantan Barat |
|
|---|
| Bimteknas di Pontianak, Seruan OSO ke 525 Legislator Hanura untuk Jadi Pejuang Kepentingan Daerah |
|
|---|
| 525 Kader Hanura Ikut Bimteknas di Pontianak, Norsan Sebut Momentum Dongkrak Ekonomi Kalbar |
|
|---|
| Pemkab Kubu Raya Atensi Jalan Ujung Pandang 2, Target Perbaikan Tahun Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bupati-Kubu-Raya-Muda-Mahendrawa2345ew.jpg)