Lokal Memilih

Surat Suara Pemilu Mulai Disortir dan Dilipat, KPU Libatkan 310 Warga Sintang

"Mereka sudah kami berikan breafing apa yang boleh dan tidak selama proses sortir lipat dalam ruangan. Misalnya bukan anggota parpol, kemudian bukan t

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Sortir lipat surat suara mulai dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu melibatkan 310 orang warga. Total ada 32 kelompok. Satu kelompok terdiri dari 5 orang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sortir lipat surat suara mulai dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu melibatkan 310 orang warga. Total ada 32 kelompok. Satu kelompok terdiri dari 5 orang.

Seluruh proses penyortiran dan pelipatan surat suara dipusatkan di Gedung PGRI Sintang dimulai sejak 3 Januari 2024.

"Sortir dan pelipatan surat suara sudah dimulai sejak kemarin. Kita mulai dari surat suara DPR-RI, DPRD Kabupaten. Untuk DPD dan presiden menyusul tanggal 6 Januari. Kami melibatkan masyarakat umum untuk membantu proses sortir lipat 310 orang yang dibagi dalam 5 orang tiap kelompok," kata Ketua KPU Kabupaten Sintang, Edy Susanto.

KPU Singkawang Wajibkan Parpol Gunakan Aplikasi Sikadeka Laporkan Dana Kampanye

310 orang yang dilibatkan dalam penyortiran dan pelipatan surat suara sudah dibreafing. Untuk menjaga integritas, mereka dipastikan bukan anggota parpol dan tim sukses.

"Mereka sudah kami berikan breafing apa yang boleh dan tidak selama proses sortir lipat dalam ruangan. Misalnya bukan anggota parpol, kemudian bukan tim sukses. Dalam ruangan tidak boleh membawa makanan minuman ponsel, sehingga prosesnya diarahkan menjaga integritas pemilu supaya berjalan aman dan damai," ujar Edy.

KPU memberikan kompensasi untuk setiap kertas suara yang dilihat, dihargai 250 rupiah untuk kertas suara DPRD Provinsi dan Kabupaten. Sementara DPD dan presiden, hanya 150 rupiah.

"Target 9 januari sudah selesai semuanya. Setelah itu apabila terjadi kerusakan atau kekurangan akan kami laporkan maka ada proses pengadaan berikutnya. Sejauh ini sudah ada yang rusak, data pasti belum ada. Tapi ada yang bolong liputan di tengah, lipatan dari pabrik," ungkap Edy. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved