CONTOH Khutbah Jumat Awal Tahun 2024 Lengkap Khutbah Pertama dan Kedua

Khutbah merupakan ajakan dan nasehat yang disampaikan oleh seorang khotib di atas mimbar dengan memegang sebuah tongkat.

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Kolase Tribunpontianak.co.id / sid / google
Referensi Khutbah Awal Tahun 2024 sebagai panduan dalam melaksanakan Khutbah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Khutbah Jumat tahun 2024 menjadi moment sangat baik untuk mengingatkan umat untuk memanfaatkan waktu tahun ini sebaik mungkin.

Pada kesempatan Khutbah Jumat kali ini Jumat 5 Januari 2024.

Khutbah merupakan ajakan dan nasehat yang disampaikan oleh seorang khotib di atas mimbar dengan memegang sebuah tongkat.

Isinya adalah untuk bertaqwa kepada Allah SWT, terutama di moment mengisi tahun 2024 dari apa-apa yang kurang maksimal di tahun 2023 lalu.

Referensi materi Khutbah Jumat bisa dijadikan referensi tentang mengisi tahun 2024.

Baca juga: PEMBELAJARAN Soal Bahasa Jawa Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban Ujian Sekolah

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا، أَمَّا بَعْدُ:
أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَقُوْمُوْا بِمَا أَوْجَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ مِنْ حَقِّهِ وَحُقُوْقِ عِبَادِهِ

Segala puji hanyalah untuk Allah SWT yang memiliki kesempurnaan pada seluruh nama dan sifat-Nya.

Shalawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya dan kita sebagai ummatnya.

Aku bersaksi bahwasanya tidak ada yang berhak untuk diibadahi, kecuali hanya Allah SWT semata dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dengan menjalankan segara kewajiban dan menjauhi segala larangannya.

Sesungguh, kenikmatan yang kita dapatkan sangat banyak sehingga kita sendiri tidak akan mampu menghitung nikmat-nikmat tersebut.

Karena itulah, Allah Taala tidak memerintahkan kita untuk menghitung melainkan mensyukurinya.

Shalawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada Nabi Akhiruzzaman Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, para tabi’in-tabi’in dan para pengikut setia serta para penerus dakwahnya hingga hari kiamat nanti.

Jamaah Sholat Jumat Rahimakumullah

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved