Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Pria yang Tewas di Kos Jl Gusti Hamzah Pontianak
Pada Jumat 29 Desember 2023 sekira pukul 16.30 WIB, penghuni kost lain mencium aroma tak sedap dari kamar yang dihuni oleh korban.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polresta Pontianak pastikan tak menemukan tanda kekerasan di jasad pria berinisial yang ditemukan tewas di kamar kos di Jalan Gusti Hamzah, Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota pada Jumat 29 Desember 2023 pukul 16.30 WIB.
Namun, polisi berhasil mengungkap identitas korban yaitu bernama Arifin (38) warga Jalan Durian, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantre, Kabupaten Kediri, Jawa Timur serta menemukan alat hisap sabu.
"Hasil penyelidikan sementara yang di lakukan tim INAFIS dan pemeriksaan sejumlah saksi di TKP, pria asal Kediri Jawa Timur ini merupakan penghuni kost baru, yang tinggal belum sampai satu bulan," ujar Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Tri Prasetyo saat dikonfirmasi pada Sabtu 30 Desember 2023.
"Dia mulai kost ini mulai hari Sabtu 9 Desember 2023 sore, rencana akan kost selama 2 Minggu, dia kost ini lantaran ada permasalahan dengan kekasihnya, namun pada tanggal 27 Desember 2023, Pria ini kembali perpanjang masa kostnya selama 2 Minggu," kata Kompol Tri.
• Mayat Pria di Kos Jl Gusti Hamzah Pontianak, Polisi Temukan Diduga Alat Isap Sabu
Namun pada Jumat 29 Desember 2023 sekira pukul 16.30 WIB, penghuni kost lain mencium aroma tak sedap dari kamar yang dihuni oleh korban.
Kemudian penghuni kost coba memberanikan diri untuk membuka pintu kamar kost tersebut dan melihat bahwa ada seorang pria dengan posisi telungkup didekat kasur dan badan bengkak warna biru dengan keadaan sudah tak sadarkan diri.
"Kemudian penghuni kost melakukan temuan ini ke kepolisian kemudian tim gabungan Polsek Pontianak Kota dan Unit Jatanras Satreskrim serta INAFIS Polresta Pontianak melakukan olah TKP kedalam kamar menemukan sejumlah obat tablet dan alat hisap sabu (bong) dimeja kamar korban," kata Kompol Tri.
Kompol Tri mengatakan hasil sementara dari Visum Et Repertum (VER) di RS Bhayangkara Polda Kalbar pada tubuh jasad korban tak ditemukan tanda luka.
Polisi masih menduga kematian akibat gagal pernafasan lantaran masih harus dilakukan autopsi.
"Namun pihak keluarga korban menolak jasad korban dilakukan autopsi, lantaran korban semasa hidupnya pernah sakit stroke," pungkasnya.
• Mayat Pria di Kos Jl Gusti Hamzah Pontianak, Polisi Temukan Diduga Alat Isap Sabu
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kota Pontianak Hari Ini Di sini
FKUB Kalbar Serukan Aksi Damai: Jaga Persatuan, Tolak Provokasi, Dukung Aspirasi Mahasiswa |
![]() |
---|
Bupati Romi Wijaya Sambangi Asrama Kayong Utara di Pontianak |
![]() |
---|
Kapolresta Pontianak Ungkap Ada Penyusup Bawa Molotov di Aksi Mahasiswa Mapolda Kalbar |
![]() |
---|
Bulog Kalbar Pastikan Stok Beras Aman hingga Enam Bulan ke Depan |
![]() |
---|
AKSI 30 Agustus di Mapolda Kalbar, Kapolresta Pontianak Turun Langsung Duduk Bersila Penuh Dialog |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.