Bupati Satono Launching Kampung Buah Semangka di Galing

"Seperti yang disampaikan oleh petani muda tadi, hasil dari kebun buah semangka ini satu tahun bisa tiga kali panen, kemudian sektor hilirnya sudah ad

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/PROKOPIM SAMBAS
Bupati Sambas, H. Satono ketika melaunching Kampung Buah Semangka di kebun warga Dusun Binawarsa, Desa Sagu, Kecamatan Galing, Rabu 13 Desember 2023. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, H. Satono menghadiri Launching Kampung Buah Semangka di kebun warga Dusun Binawarsa, Desa Sagu, Kecamatan Galing, Rabu 13 Desember 2023.

Peluncuran tersebut sekaligus panen raya buah semangka. Panen raya semangka diikuti puluhan petani setempat.

"Alhamdulillah saya berbahagia sekali pada sore ini kita berada di kebun semangka petani milenial Kabupaten Sambas. kita panen buah semangka yang beratnya satu buah bisa mencapai lima hingga enam kilogram," ungkap Satono.

Satono mengatakan bahwa dalam satu tahunnya bisa mencapai tiga kali panen dan yang terpenting tempat pemasarannya sudah ada.

"Seperti yang disampaikan oleh petani muda tadi, hasil dari kebun buah semangka ini satu tahun bisa tiga kali panen, kemudian sektor hilirnya sudah ada yang menampung, itu yang terpenting," katanya.

Bupati Satono Silaturahmi Bersama Asosiasi Travel Taksi Sambas

Satono menjelaskan bibit semangka tersedia di Kabupaten Sambas, selain itu daerah Sambas juga memiliki tanah subur.

"Bibit semangkanya sudah ada, tanahnya subur, kemudian untuk penampung sudah tersedia," jelasnya.

"Satu hektar itu bisa mencapai keuntungan sekitar 70 persen dari modal yang dikeluarkan sebanyak 30 persen. Tentu ini adalah potensi yang harus ditingkatkan," sambungnya.

Bupati Sambas menghaturkan terima kasih banyak kepada petani-petani muda yang tangguh-tangguh. Ia sudah melihat banyak petani muda yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Sambas yang telah berhasil berkebun.

"Terus digalakkan dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan, jadi anak muda kita tidak perlu lagi bekerja ke Malaysia menjadi kuli, cukup di sini dan menjadi bos semangka membuka lapangan pekerjaan. Nantinya saya juga memberikan hand sprayer sebanyak lima buah, mudah-mudahan bisa membantu," Tuturnya.

Satono berpesan, ini semua hasil yang bagus, tetapi satu hal jangan lupa ketika sudah sampai nisab bayarlah zakat dan berinfaq agar berkah.

Dia bilang, semakin banyak berinfaq dan zakat maka semakin subur tanah dan semakin bagus hasilnya. Insha Allah, kata dia, rezeki akan berkah.

"Saya harap ini sebagai contoh bagi pemuda-pemudi lainnya di Kabupaten Sambas kalau semua pemuda di Kabupaten Sambas seperti Bang Ali ini luar biasa, tidak ada pengangguran lagi di Kabupaten Sambas, ekonomi kerakyatan terus meningkat apalagi IPM Kabupaten Sambas sudah menduduki peringkat pertama se-Kabupaten di Kalbar," harap Satono. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved