Martin Nandung Sebut Lahan Sawah Potensial di Sintang, Namun Belum Dioptimalkan

Martin berharap, produksi padi di Kabupaten Sintang mampu tanam padi 3 kali dalam setahun agar mampu swasembada pangan.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Martin Nandung mengungkapkan potensi padi sawah cukup luas dan menjanjikan. Hanya saja, selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Martin Nandung mengungkapkan potensi padi sawah cukup luas dan menjanjikan. Hanya saja, selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal.

Selama ini, hanya tiga kecamatan saja yang menjadi sentra produksi padi, seperti Kelam Permai, Sepauk dan Tempunak. Hanya saja,

"Potensi sawah cukup luas dan menjanjikan hanya memang belum kita manfaatkan secara optimal hanya beberapa kecamatan yang saat ini jadi sentra produksi padi seperti Kelam permai, sepauk tempunak. Kita ingin kecamatan lain yang punya potensi juga bisa kita kembangkan," ujar Martin, Senin 4 September 2023.

Bulog Sintang Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Awal 2024 Mendatang

Martin berharap, produksi padi di Kabupaten Sintang mampu tanam padi 3 kali dalam setahun agar mampu swasembada pangan.

Hanya saja saat ini tidak banyak petani yang mampu tanam hingga 3 kali.

"Kita berharap memang di Kabupaten sintang petani kita bisa menanam padi 3 sampai 4 kali dalam setahun. Saat ini rata-rata baru dua kali. Tapi ada beberapa desa yang sudah mampu 3 kali. Target kita 3 kali. Sehingga nanti keinginan kita bisa swasembada pangan bisa terpenuhi. Karena lahan potensial untuk persawahan cukup banyak," ujar Martin. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved