Misteri Kematian Gadis Desa

My Home Sintang Buka Suara Soal Penyegelan Angel Hall & Launge Imbas Kasus Kematian Yolanda

Direktur Utama My Home Sintang, Andreas menyatakan mendukung dan siap mengikuti prosedur yang berlaku terhadap penyegelan tersebut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Direktur Utama My Home Sintang, Andreas 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pihak My Home Sintang akhirnya buka suara soal penyegelan Angel Hall & Launge yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Sintang Peduli Generasi Muda imbas kasus kematian gadis 17 tahun bernama Yolanda pada Juli lalu.

Direktur Utama My Home Sintang, Andreas menyatakan mendukung dan siap mengikuti prosedur yang berlaku terhadap penyegelan tersebut.

Selain itu, Andreas juga menyatakan bersedia mengikuti ritual adat apabila managemen My Home melakukan kesalahan secara adat.

"Mengenai penutupan My Home khususnya tempat hiburan, saya dukung dan saya ikuti sesuai prosedur yang berlaku dan akan kita ikuti sesuai hukum positif. Mengenai proses adat, saya sangat menghargai adat sehingga apabila dari pihak managemen melakukan kesalahan secara adat, saya sendiri yang akan memonitor dan memperhatikan semua harus disesuaikan dengan ritual adat. Saya mendukung dan sangat menghormati pada adat apapun," ujar Andreas dalam keterangannya, Minggu 20 Agustus 2023.

Kalbar Populer Hari Ini: Buruh Ricuh dengan Polisi di Bengkayang, THM di My Home Sintang Disegel

Sebelumnya, Yolanda diduga tewas akibat overdosis.

Satu orang berinisial TM saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dititipkan di Polda Kalbar.

Sebelum disegel, terlebih dahulu dilakukan ritual adat yang dipimpin langsung oleh 7 orang tumenggung.

Aksi penyegelan diikuti ratusan masyarakat berbagai organisasi, hingga mahasiswa.

Angel Hall & Launge disegel dua kali.

Penyegelan pertama dibuka sepihak oleh oknum yang mengatasnamakan keluarga Yolanda belum lama ini.

Aliansi Masyarakat Sintang Peduli Generasi Muda Desak Pemerintah Evaluasi Tempat Hiburan Malam

Tumenggung Adat Dayak Kecamatan Sintang menegaskan bahwa aksi tersebut telah melanggar adat.

Ada enam tuntutan Aliansi, antara lain menutup permanen tempat hiburan malam Angel Hall & Launge di Komplek My Home.

Meminta aparat penegak hukum memberantas peredaran Narkoba dan memproses hukum oknum oknum yang mengatasnamakan keluarga Yolanda yang membuka segel ritual sepihak beberapa waktu lalu.

"Saya juga ingin mengucapkan permohonan maaf yang sangat dalam dari pribadi saya dan penuh kerendahan hati saya juga minta maaf kepada keluarga Yolanda dimana saya juga sudah menjenguk mereka kemarin secara pribadi. Mengenai kegiatan hari ini saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas kedatangan teman-teman yang sangat peduli dengan kota sintang ini. Saya setuju sebagai salah satu warga sintang, kita harus hidup dalam damai kita bersama membangun kota Sintang," ujar Andreas.

(*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved