Sutarmidji Akui Sering Komunikasi dengan Cornelis, Tapi Bukan Susun Rencana Pilgub Kalbar 2024

"Seperti saya. Saya dengan Pak Cornelis itu, tiga bulan sekali kadang kami diskusi. Apa yang saya minta sampaikan lewat DPR RI. Kadang beliau tanya sa

Editor: Nasaruddin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengakui sering berkomunikasi dengan Politisi PDIP, Cornelis.

Namun, komunikasi itu bukan terkait Pilgub Kalbar 2024.

Hal itu disampaikan Sutarmidji terkait pesan untuk Pj Gubernur Kalbar yang nantinya terpilih.

Koordinasi dan sinergi dengan tokoh masyarakat Kalbar, menurutnya penting dilakukan.

"Seperti saya. Saya dengan Pak Cornelis itu, tiga bulan sekali kadang kami diskusi. Apa yang saya minta sampaikan lewat DPR RI. Kadang beliau tanya saya apa yang harus disampaikan," kata Midji.

Gubernur Kalbar Sutarmidji Sebut Anggota DPRD yang Soroti Silpa Rp 712 M Tak Paham Anggaran

Cornelis, kata Midji juga kadang menyampaikan pesan lewat WhatsApp kepadanya.

"Kami besok ada rapat dengan Kemendagri bicara tentang ini, ini, ini. Nah, Kalbar apa usulannya dari Pak Gub. Dia bilang, walau saya sudah tahu tapi tetap harus bertanya," ungkap Midji menyampaikan komunikasinya dengan Cornelis.

Tapi koordinasi seperti ini, kata Midji, sering dikaitkan dengan politik.

"Nyusun rencana 2024 lah. Belum ada bicara masalah pasang-pasangan. Nggak ada. Itu masih panjang. Sampai hari ini nggak ada," kata Midji.

Sutarmidji mengakui, saat bertemu dengan Cornelis, pembicaraan masalah politik memang ada.

"Tapi bukan spesifik masalah suksesi. Tidak. Kita bicara perkembangan politik, dinamika politik. Bagaimana pengaruhnya di Kalbar," katanya.

"Kalau pasang-pasang ini nggak," jelasnya.

Pun demikian dengan pertemuannya beberapa waktu lalu saat Cornelis ulang tahun adalah hal biasa.

Seperti juga saat Idul Fitri Cornelis bersilaturahmi ke Sutarmidji.

Atau saat Sutarmidji silaturahmi ke Cornelis di kala Natal.

"Ada saatnya politisi bertarung, ada saatnya kita bersinergi. Jangan betarung terus sepanjang-sepanjang hidup. Jangan," katanya.

"Yang kita pikirkan itu bukan personal saya, bukan personal pak Cornelis. Yang kita pikirkan itu Kalbar. Bagaimana Kalbar bisa bagus, berkembang, masyarakat makin makmur," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved