Bea Cukai Amankan Kontainer Selundupkan 2 Mobil Mewah di Mempawah

Mobil Nissan Silvia atau Nissan 200sx merupakan mobil sport mewah produksi Jepang yang acapkali digunakan untuk olahraga drift

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Hadi Sudirmansyah
Kabid Penindakan dan Penyidikan (P2) Kanwil Ditjen Bea Cukai Kalbagbar, Iwan Setiawan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Kalbagbar kembali gagalkan penyelundupan dua Mobil merk terkenal diduga berasal dari Malaysia menggunakan kontainer.

Penyelundupan mobil yang diduga kuat dari luar negeri melalui perbatasan Indonesia-Malaysia petugas Kanwil Ditjen Bea Cukai Kalbagbar berhasil mengamankan dua unit mobil dari Malaysia saat melintas di Kabupaten Mempawah.

Dua mobil merk terkenal yang diamankan itu yakni Nissan Silvia dan BMW.

Kabid Penindakan dan Penyidikan (P2) Kanwil Ditjen Bea Cukai Kalbagbar, Iwan Setiawan menuturkan d penangkapan tersebut, dirinya membenarkan.

Di mana penangkapan dua mobil hasil dari penyelundupan di perbatasan itu, berlangsung di Kabupaten Mempawah.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat memasukan mobil melalui pintu perbatasan, diangkut menggunakan kontainer, kemudian kami berkolaborasi untuk melakukan penangkapan tersebut,” jelas Iwan Setiawan, pada Selasa 11 Juli 2023 di temui usai konferensi pers capaian kinerja semester 1 tahun 2023

Baca juga: BREAKING NEWS - Selama 2023, Bea Cukai Kalbagbar Tindak 641 Kasus Barang Ilegal di Kalbar

Ia menuturkan dari penangkapan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan orang yang membawa mobil-mobil tersebut.

“Saat ini proses masih dalam penyelidikan dan penyidikan,” katanya Kabid P2 Iwan

Dan Iwan menegaskan terkait dua mobil tersebut, pihaknya menjerat dengan UU Kepabeanan, lantaran masuknya mobil-mobil tersebut murni penyelundupan dari perbatasan tanpa dokumen-dokumen yang lengkap.

“Yang jelas akan kita dalami dan kita kembangkan terkait masuknya mobil-mobil ini, dari siapa untuk siapa sampai ke atas-atasnya,” ucap Iwan.

Namun Iwan belum bisa menyampaikan banyak terkait masuknya dua mobil yang diduga dari Malaysia tersebut, lantaran pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Jika sudah selesai penyidikan, maka akan kami sampaikan perkembangnnya,” katanya.

Mobil Nissan Silvia atau Nissan 200sx merupakan mobil sport mewah produksi Jepang yang acapkali digunakan untuk olahraga drift dan pernah digunakan dalam film Hollywood " the fast and the Furious seri Tokyo Drift".

Dan mobil BMW yang memiliki kepanjangan dari Bayerische Motoren Werke merupakan mobil mewah dari Jerman.

Sebelumnya, Kabid P2 Iwan Setiawan ini juga menuturkan terkait penanganan kasus mobil ilegal merk Hummer yang saat ini masih terus ditangani dalam proses penyelidikan untuk pengembangan dan penyidikan untuk proses hukumnya. (*)

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved