3 Fakta Pelajar di Sintang Tenggelam di Danau Bekas Tambang

AG dilaporkan tenggelam sekitar pukul 17.00 WIB. Korban bermain ke danau bersama dengan empat temannya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pelajar berinusual AG yang tenggelam danau bekas galian tambang emas di Jerora Dua, Kelurahan Akcaya, Sintang, Kalimantan Barat, ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan berjarak 10 meter dari lokasi tenggelam. 

Keempat teman AG kata Sugiyono, berusaha menolong tetapi karena air danau terlalu dalam sehingga korban tidak bisa ditolong.

Kronologi Pelajar di Sintang Meninggal Tenggelam di Danau Bekas Galian Tambang

Tim SAR Kesusahan

Teman AG langsung bergegas melapor dan warga setempat langsung melakukan pencarian.

Polsek Sintang Kota menerima informasi orang tenggelam sekitar pukul 17.30 WIB langsung menuju ke lokasi.

Tim SAR gabungan juga melakukan pencarian keberadaan korban.

"Namun dikarenakan minimnya alat pencarian dan gelapnya area danau sehingga tim kesusahan untuk melakukan pencarian korban. Namun tim terus berupaya mencari korban dengan berbagai macam cara untuk dapat menemukan korban," ujar Sugiyono.

Sekitar pukul 22.35 WIB, AG nerhasil ditemukan oleh tim dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Jenazah dievakuasi ke rumah orang tua korban.

Kemudian tim Inafis dari Polres Sintang mengajukan untuk dilakukan otopsi tetapi orang tua korban menolak.

Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved