Kronologi Pelajar di Sintang Meninggal Tenggelam di Danau Bekas Galian Tambang
Korban berinisial AG. Berusia 14 tahun. Pelajar kelas III SMP Panca Setya 1. Jasad AG baru berhasil ditemukan setelah lebih dari 5 jam pencarian oleh
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Seorang pelajar tewas tenggelam di danau bekas galian tambang emas di Jerora Dua, Kelurahan Akcaya, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Korban berinisial AG (14) yang merupakan pelajar kelas III SMP Panca Setya 1.
Jasad AG baru berhasil ditemukan setelah lebih dari 5 jam pencarian oleh tim SAR gabungan.
AG dilaporkan tenggelam pada Sabtu 8 Juli 2023 sekitar pukul 17.00 WIB. Korban bermain ke danau bersama dengan 4 temannya.
"Korban mengajak temanya untuk bersantai di area danau bekas galian tambang emas yang tidak digunakan lagi untuk bersantai," kata Kapolres Sintang AKBP Tommy Ferdian melalui Kapolsek Sintang Kota, Iptu Sugiyono, Minggu 9 Juli 2023.
• Pemkab Sintang Presentasikan Sejumlah Program Sintang Menjelang Tribun Pontianak Awards
Menurut Sugiyono, korban AG dan temannya kemudian berenang dipinggir danau.
Oleh teman-temannya, AG sempat diingatkan agar tidak berenang ke tengah danau karenakan tidak bisa berenang.
"Tetapi tidak ditanggapi oleh Korban dan kemudian korban naik kembali ke pinggir danau tetapi tidak lama korban turun lagi ke danau untuk berenang tetapi korban tengelam," ungkapnya.
Keempat teman AG kata Sugiyono, berusaha menolong tetapi karenakan air danau terlalu dalam sehingga korban tidak bisa ditolong.
Teman AG langsung bergegas melapor dan warga setempat langsung melakukan pencarian.
Polsek Sintang Kota menerima informasi orang tenggelam sekitar pukul 17.30 WIB langsung menuju ke lokasi.
• Kapolres Sintang Pimpin Sertijab Kabag Ops Polres Sintang dan Kapolsek Tebelian
Tim SAR gabungan juga melakukan pencarian keberadaan korban.
"Namun dikarenakan minimnya alat pencarian dan gelapnya area danau sehingga Team kesusahan untuk melakukan pencarian korban, tetapi team terus berupaya mencari korban dengan berbagai macam cara untuk dapat menemukan korban," ujar Sugiyono.
Sekitar pukul 22.35 WIB, AG nerhasil ditemukan oleh Team dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Jenazah dievakuasi ke rumah orang tua korban.
Kemudian Team Inavis dari polres Sintang mengajukan untuk di lakukan otopsi tetapi orang tua korban menolak.
"korban pergi ke danau untuk bersantai bersama teman temanya, sepengetahuan orang tuanya dan sudah yang ketiga kalinya pergi ke danau tersebut. korban tidak bisa berenang," ujar Sugiyono.
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
7 Anggota Brimob Ditahan 20 Hari Usai Terbukti Langgar Etik Lindas Affan Drivel Ojol hingga Tewas |
![]() |
---|
Harga Mobil Rantis Brimob yang Lindas Driver Ojol Affan hingga Tewas |
![]() |
---|
AKHIR Nasib Keluarga Affan Driver Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob, Maut Korban Aksi Bubarkan DPR RI |
![]() |
---|
Affan Kurniawan Meninggal di Usia 21 Tahun, Denny Sumargo Kunjungi Keluarga |
![]() |
---|
27 Kegiatan Fiktif, Rp 592 Juta Raib : Eks Kades Mentunai Sintang Diciduk di Pondok Sawit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.