Karhutla Kalbar

Ketapang dan Kayong Utara Dilanda Karhutla, BPBD Tetapkan Siaga Darurat

Pihaknya juga telah menyediakan logistik berupa masker yang akan dibagikan kepada masyarakat bilamana bencana asap sudah berdampak.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara dilanda Karhutla. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menyikapi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, Ketua Satuan Tugas Bencana BPBD Kalbar Daniel menyampaikan telah menetapkan status siaga darurat.

Dalam rangka menghadapi potensi bencana asap akibat Karhutla, pihaknya secara intensif telah berkoordinasi dengan BPBD Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara terkait upaya pemadaman.

"Kami telah mendorong BPBD Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong untuk meningkatkan koordinasi dan konsultasi dengan TNI, Polri, Instansi terkait dan kelompok masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan pemadaman," ungkapnya saat dihubungi Tribun Pontianak, Senin 29 Mei 2023.

Pihaknya juga telah menyediakan logistik berupa masker yang akan dibagikan kepada masyarakat bilamana bencana asap sudah berdampak pada kesehatan masyarakat.

Selain itu, pihaknya telah menyiapkan peralatan dan personil sudah disiagakan serta posko penanganan darurat bencana di Kabupaten/Kota yang terjadi Karhutla di dorong untuk di aktifkan.

Siaga Karhutla di Kalbar, BNPB Kerahkan Satu Pesawat TMC

Selain itu, upaya lainnya, BNPB telah mengerahkan satu unit pesawat teknologi modifikasi cuaca (TMC) sejak Rabu 24 Mei 2023 di Kalbar.

“Pengerahan pesawat TMC dilaksanakan selama 15 hari, terhitung mulai 24 Mei hingga 7 Juni 2023. TMC ini sebagai tindaklanjut dari permintaan kepala daerah setempat. Gubernur Kalbar telah menetapkan status siaga darurat bencana asap di wilayahnya. Selain itu, sebagai upaya kesiapsiagaan potensi Karhutla yang terjadi di wilayah Provinsi Kalbar,” ucapnya.

Dalam pengoperasiannya, jelas Daniel, dilakukan briefing setiap pagi di Kantor BPBD Kalbar

Saat ini, operasi modifikasi cuaca masih memprioritaskan wilayah di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

"Terpantau Karhutla terjadi di Kecamatan Matan Hilir Selatan Desa Sungai Pelang Desa Sungai Besar Kabupaten Ketapang dan Kecamatan Matan Hilir Utara Desa Sungai Putri Kabupaten Ketapang, mengakibatkan kurang lebih 25 hektare lahan terbakar," jelasnya.

“Berdasarkan data dari tanggal 1 sampai 29 Mei 2023, terdapat sebanyak 142 sebaran titik hotspot di Ketapang dan 11 sebaran titik hotspot di Kabupaten Kayong Utara. Nantinya TMC dilakukan di seluruh kabupaten/kota se-Kalbar, TMC bertujuan membasahi lahan sehingga kondisi tersebut dapat efektif untuk mencegah karhutla” ucap Daniel.

TMC bertujuan untuk membasahi lahan sehingga kondisi tersebut dapat efektif untuk mencegah Karhutla.

Personel Polsek Singkawang Tengah Bersama BNPB Mengevakuasi Warga yang Terjebak Banjir

Operasi TMC pembasahan lahan akan efektif jika dilaksanakan pada periode dimana pertumbuhan awan hujan masih cukup signifikan, sehingga waktu terbaik dapat dilakukan sebelum masuk di periode puncak musim kemarau.

Daniel menginformasikan, penerbangan perdana telah dilakukan Kamis 25 Mei 2023 dengan mengerahkan Pesawat Cesna C-208B dengan reg. PK-SNM.

Dalam pelaksanaan, kegiatan TMC di bawah kendali Bidang Satgas Operasi Udara Satuan Tugas Penanganan Bencana Asap Akibat Karhutla yang berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Barat dan BMKG, serta disupervisi oleh pakar TMC dari BRIN.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved