Kasus Pemalsuan Uang
Waspada Uang Palsu di Kalbar, Berikut Imbauan Kapolda hingga Metode Mengetahui Keaslian Uang
Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan pihaknya dari Polda Kalbar memberikan atensi khusus terhadap peredaran uang palsu.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Nur Asyura Anggini Sari mengatakan pihaknya terus berupaya mencegah peredaran uang palsu di Kalbar.
"Upaya BI mencegah peredaran uang palsu dengan membuat uang rupiah yang berkualitas melalui peningkatan kualitas unsur pengaman pada uang rupiah. Selain itu dengan memberikan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap ciri-ciri keaslian uang rupiah," ujar Anggini pada Kamis 13 April 2023.
Anggini mengatakan proses pencetakan uang sendiri dilakukan oleh Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). Ia menegaskan dalam hal ini Peruri menerapkan Standar Operasional Prosedur yang berpengaman tinggi untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan proses cetak uang.
"Peruri menerapkan SOP yang berpengalaman tinggi untuk menjamin keamanan dan kerahasiaan, mulai dari proses desain uang, penyediaan kertas, tinta maupun proses cetaknya hingga akhirnya menjadi uang rupiah siap edar yang memiliki beberapa fitur pengaman," ujarnya.
Ia meminta masyarakat terus waspada saat bertransaksi dan melakukan 3D.
"Tentunya kita harus tetap waspada selama bertransaksi dan menjaga diri kita dari kejahatan peredaran uang palsu, dengan cara 3D atau Dilihat, Diraba, Diterawang," ujarnya.
• Waspada Peredaran Uang Palsu, Kepala Bank Indonesia Kalbar Ingatkan Masyarakat Lakukan 3D
• Jelang Idul Fitri, Kapolda Kalbar Imbau Warga Waspada Uang Palsu dan Siap Terjunkan Tim
Arahan Kapolda
Kapolda Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Pipit Rismanto menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap peredaran uang palsu menjelang hari raya Idul Fitri 1444 hijriah.
Hal tersebut disampaikannya setelah mengikuti rapat Lintas Sektoral di Polda Kalbar dalam rangka persiapan operasi Kapuas 2023, Kamis 13 April 2023.
Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan pihaknya dari Polda Kalbar memberikan atensi khusus terhadap peredaran uang palsu.
Pihaknya siap 24 jam menerima laporan dan menurunkan tim apabila ada dugaan penyebaran uang palsu.
"Kami menghimbau kepada masyarakat dan semua pihak, tempat perbelanjaan, perbankan, SPBU, pasar - pasar, untuk waspada terhadap peredaran uang palsu, kami juga siap 24 jam menerima laporan dan menerjunkan tim bila ada dugaan upaya penyebaran uang palsu tersebut," jelasnya.
Sebelumnya, Polres Landak telah meringkus tiga pria pengedar uang palsu di Kabupaten Landak.
Para tersangka menyasar Toko bahan pokok dan membelanjakan uang pecahan Rp50 ribu.
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
Cara Bedakan Uang Asli dan Uang Palsu, Perhatikan Keaslian Uang Anda Lewat 4 Cara Ini |
![]() |
---|
Warga Pontianak Khawatir dengan Maraknya Peredaran Uang Palsu |
![]() |
---|
Uang Palsu Marak Beredar di Landak, Warga: Kalau Tidak Teliti Memang Dikira Asli |
![]() |
---|
BREAKING NEWS - Polres Landak Ringkus Pengedar Uang Palsu, Begini Modusnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.