BSI Berkolaborasi dengan PP Muhammadiyah, BP Tapera & Perumnas, Maksimalkan Penyaluran KPR Syariah

BSI terus berkomitmen untuk terus menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi masyarakat Indonesia.

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, Komisioner BP Tapera Adi Setianto, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy, Ketua MEBP PP Muhammadiyah Arif Budimanta, Deputi Komisioner Pemanfaatan Dana BP Tapera Ariev Baginda Siregar, Direktur Pemasaran PT. Perumnas (Persero) Tambok Setyawati, dan Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Didik Suhardi (dari kiri ke kanan). 

Tahun 2023 ini BP Tapera mengalokasikan dana sebesar Rp 25,18 triliun atau 220 ribu rumah yang dialokasikan kepada seluruh bank penyalur dana FLPP.

Untuk itu BP Tapera membutuhkan peran penting seluruh stakeholders khususnya bank penyalur untuk tahun 2023 yang terdiri dari 7 Bank Nasional dan 33 Bank Pembangunan Daerah.

Sementara Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy mengatakan pemberian subsidi kepada para guru ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah Muhammadiyah.

Apalagi, lanjut Muhadjir, saat ini banyak guru di sekolah Muhammadiyah yang berpenghasilan rendah.

“Kalau ingin para guru bekerja tuntas dan maksimal, tentu kebutuhan dasarnya harus terpenuhi. Karena semua bisa dicapai kalau guru kesejahteraan,” kata Muhadjir.

Muhadjir berharap program BSI KPR Sejahtera FLPP dan Muhammadiyah ini bisa digelar di seluruh Indonesia.

Sebab dirinya menyebut Muhammadiyah memiliki data guru-guru di sekolah Muhammadiyah yang masih berpenghasilan rendah.

“Karena Muhammadiyah mengambil peran di celah-celah yang negara tidak hadir, khususnya di bidang pendidikan karena kami ada ranting dan cabang. Karena itu, harus dibangun ekosistem yang terintegrasi,” tutupnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved