Yustinus Akan Lihat Kualitas dan Rekam Jejak Sebelum Lantik Kepsek yang Masih Plt

Yustinus menegaskan tidak akan asal angkat plt sebagai Kepala sekolah. Menurutnya, kualitas menjadi kunci utama yang akan dinilai. Oleh sebab itu, ked

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Kepala Disdikbud Sintang, Kalimantan Barat, Yustinus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Jabatan kepala sekolah yang masih berstatus pelaksana tugas akan segera dilantik oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang.

Namun, bukan berarti status Plt kepsek otomatis dilantik sebagai kepsek. Sebab, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang akan melihat kualitas dan rekam jejaknya terlebih dahulu.

"Banyak juga kepala sekolah yang Plt, ini segera akan kita definitifkan. Tapi tidak semua jadi kepala sekolah. Kita lihat rekam jejak dan kualitasnya," kata Kadisdikbud Kabupaten Sintang, Yustinus belum lama ini.

Yustinus menegaskan tidak akan asal angkat plt sebagai Kepala sekolah. Menurutnya, kualitas menjadi kunci utama yang akan dinilai. Oleh sebab itu, kedepan pihaknya akan sering turun ke lapangan.

Operasi Pekat Digelar Selama Ramadan, Kapolres Sintang Ingatkan Cafe dan THM Patuhi Jam Operasional

"(Kepsek) tidak asal kita angkat. Tapi kalau kualitas kerja tidak ada, ya, percuma. Oleh karena kita akan evaluasi semua. Walaupun dia sudah plt, belum tentu jadi kepala sekolah. Saya lebih cenderung tidak melihat suku dan agama, tapi melihat kualitas," tegas Yustinus.

Selain itu, Yustinus juga akan memantau langsung pelaksanaan program pemerintah pusat terkait dengan sekolah dan guru penggerak di lapangan. Meski program pusat, menurutnya harus tetap dievaluasi.

"Kita akan melihat terutama di lapangan. Ketika sekolah penggerak kita lihat mampu tidak menggerakkan sekolahnya, kalau tidak bisa ya tentu untuk apa kita lanjutkan, begitu juga dengan guru penggerak. Nanti kita akan evaluasi semuanya walaupun bidang pusat tapi ini kan kita di daerah yang tahu. Kita harus mampu buat terobosan dunia pendidikan," kata Yustinus. (*)

Ikuti Terus Berita Lainnya di Sini

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved