BPBD Kayong Utara Bantu Kawal Warga Tangkap Buaya yang Diduga Menerkam Warga Desa Harapan Mulia
Pencarian buaya ini, dimulai sejak Kamis pagi hingga sore hari warga menggunakan kapal motor dibackup oleh Unsur terkait.
Penulis: Zulfikri | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - BPBD Kabupaten Kayong Utara bersama unsur lainnya mengawal pencarian Buaya, yang diduga menerkam seorang warga ketika pergi mencari ikan hingga meninggal dunia.
Pencarian buaya ini, dimulai sejak Kamis 19 Januari 2023 pagi hingga sore hari, warga menggunakan kapal motor dibackup oleh Unsur terkait.
Lebih lanjut, sebelumnya Pihak BPBD Kayong Utara mulai menyisir lokasi pada pukul 10:30 WIB, namun belum menemui pihak-pihak terkait lalu kembali ke daratan untuk berkoordinasi dengan pihak terkait di lokasi jembatan rantau panjang, sekitar desa harapan mulia.
Pada pukul 12:30 WIB, BPBD Kayong Utara melakukan koordinasi dengan pihak terkait hingga pemuka atau pawang tiba di lokasi. Pukul 14:00 WIB, pihak BPBD Kayong Utara mendampingi pihak desa dan masyarakat dalam rangka pencarian satwa liar pemangsa manusia atas dasar permintaan dari pihak keluarga.
Kemudian, petugas dari BPBD Kayong Utara bersama segenap pihak terlibat menunggu di lokasi tempat korban ditemukan setelah dilakukan ritual oleh pemuka atau pawang. Satwa liar tersebut, terlihat 2 kali muncul di permukaan sekitar lokasi pencarian beberapa saat setelah ritual.
• Kronologi Penemuan Lansia Pemancing Meninggal di Sungai Desa Harapan Mulia Kayong Utara
• Polres Kayong Utara Gelar Latihan Fungsi Dalmas, Tingkatkan Kemampuan Personel Tangani Unjuk Rasa
Hingga sore, pencarian tidak membuahkan hasil. Baik warga yang pergi dan BPBD serta unsur lainnya kembali.
Mengenai hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kayong Utara, Rahadi melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kayong Utara, Parsono saat dikonfirmasi bahwa pihaknya ikut mengawal proses pencarian buaya yang diduga menyerang korban.
"Iya, kita ikut mengawal proses pencarian buaya yang diduga menyerang korban. Kegiatan yang dilaksanakan oleh BKSDA beserta aparat desa dan masyarakat, serta pihak terkait TNI Polri," terang Parsono.
Untuk pencarian lebih lanjut, Pihak BPBD Kabupaten Kayong Utara menunggu hasil koordinasi berikutnya.
"Untuk proses pencariannya, kita menunggu hasil koordinasi antara BKSDA dan pihak desa serta pawang mengingat belum ada hasil pencarian dihari pertama. Jika memang pencarian dilanjutkan, kita siap ikut mengawal proses pencarian tersebut," tutupnya.
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News
7 Fakta Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob di Jakarta 2025, Martir Rakyat Kecil |
![]() |
---|
CUACA Kalbar Hari Ini di 14 Daerah! Waspada Kayong Utara Udara Kabur, Pontianak Cerah di Siang |
![]() |
---|
BioFub 2025: Kolaborasi Global untuk Konservasi, Biologi Masa Depan dan Pembangunan Berkelanjutan |
![]() |
---|
Unjuk Rasa di DPRD Kalbar Ricuh, Ketua BEM Polnep Jadi Korban Kekerasan hingga 5 Polisi Terluka |
![]() |
---|
KRONOLOGI 2 ABK Tewas di Lambung Kapal Sinar Kota Besi III Dermaga Desa Kawat Tayan Hilir Sanggau |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.