Trend Teknologi Mengubah Perbankan Dimasa Depan

Produk dan layanan digital perbankan yang dulunya dianggap inovatif dan canggih, kini menjadi hal yang umum digunakan oleh nasabah.

Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok. File Pribadi Anto Dilana
Mahasiswa S2 FEB Universitas Tanjungpura, Anto Dilana. (Dok. File Pribadi Anto Dilana) 

Ketersediaan data berdasarkan waktu (misalnya, riwayat pencarian) yang terkait dengan setiap pelanggan membantu membangun profil pelanggan secara utuh, memastikan profiling pelanggan diperoleh dari setiap interaksi, sehingga membuka peluang baru bagi Lembaga Keuangan untuk memaksimalkan produk yang ditawarkan.

Capgemini menambahkan bahwa perusahaan keuangan harus mengintegrasikan kemampuan pengambilan dan analisis real time dengan pengalaman yang dialami pelanggan.

Sebagai contoh, perusahaan memberikan penawaran kredit yang dikhususkan untuk nasabah tertentu dapat diintegrasikan dengan perusahaan e-commerce dengan mempertimbangkan penilaian risiko kredit dan perilaku pelanggan.

Untuk mencapai hal ini, Capgemini menyarankan agar aplikasi canggih diperlukan dengan catatan tidak statis tetapi terus menerus update.

Banyak aplikasi yang pernah ada bermetamorfosis menjadi jaringan layanan mikro yang terintegrasi dengan perubahan permintaan dan kebutuhan dari pelanggan.

Untuk merespon permintaan yang berubah dengan cepat, mempersonalisasi pengalaman, pengambilan keputusan secara real-time, dan memungkinkan inovasi seputar layanan transaksi, dibutuhkan aplikasi ini berbasis cloud untuk menjembatani usaha inti dan layanan mikro.

2. Sistem Perbankan Otonom Self Service.

Lembaga keuangan akan menggunakan program self learning computer untuk melayani situasi yang dihadapi pelanggan (Gartner trend teknologi perbankan 2022).

Gartner menyebut program ini "sistem otonom" dan menggambarkannya sebagai sistem fisik atau perangkat lunak yang dikelola sendiri yang sistem pembelajarannya diambil dari lingkungan mereka dan secara dinamis memodifikasi algoritme mereka sendiri secara real-time untuk mengoptimalkan perilaku mereka dalam ekosistem yang kompleks.

Saat ini, sistem otonom sebagian besar berbasis perangkat lunak dalam konteks perbankan. Namun, robot humanoid muncul di Kantor Layanan Perbankan yang merupakan contoh sistem otonom berbasis perangkat keras yang melayani klien dan pelanggan.

Hal ini dapat diterapkan dalam manajemen utang otonom, asisten keuangan pribadi, dan pinjaman otomatis dan menggambarkan sistem otonom sebagai solusi jangka panjang yang memberikan opsi baru untuk transformasi bisnis dalam layanan keuangan.

3. Memanfaatkan Kekuatan. Ekosistem Perbankan

Munculnya konsep open banking dan embedded finance telah membawa gagasan bank sebagai fasilitator ekosistem ke depan.

Semua topik terkait ini adalah trend bisnis merupakan manifestasi dari trend teknologi, tetapi seperti banyak perkembangan perbankan, perubahan teknologi adalah katalisnya.

Bank akan memainkan peran yang lebih besar dalam ekosistem di tahun-tahun mendatang, baik dengan menawarkan pelanggan mereka sendiri akses ke produk dan layanan pihak ketiga, serta memfasilitasi keuangan didalamnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved