Info Stimulus

Penerima BLT BBM Tahap 2 Mulai Dibagikan Petugas Pos Kapan? Cek Cara Penerima Bagi KPM yang Sakit!

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Berhak untuk menerima BLT BBM terutama mereka yang terdaftar sebagai penerima manfaat pada DTKS.

Tribunpontianak.co.id/ka
Cara Cek BLT BBM Tahap 2 Rp 300 Ribu- Bulan Desember 2022 merupakan pencairan lanjutan BLT BBM tahap 2, Petugas Kantor Pos berkewajiban untuk mengantarkan uang BLT sampai kepada penerima (KPM) termasuk jika yang bersangkutan dalam keadaan sakit. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-Pencairan BLT BBM dirancang akan diterima untuk tahap kedua bulan Desember 2022 sebagai lanjutan dari pencaira sisa BLT sebelumnya sebesar Rp 300 Ribu.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Berhak untuk menerima BLT BBM terutama mereka yang terdaftar sebagai penerima manfaat pada DTKS.

Pencairan dibulan Desember merupakan tahapan lanjutan, Maka pada saat pengambilan BLT nantinya KPM perlu datang langsung kekantor Pos. 

Diketahui bahwa syarat mengambil BLT BBM tahap 2 dikantor Pos penerima perlu mempersiapkan KTP, Kartu Keluarga dan surat undangan dari ketua RT. 

Tidak Harus KTP! Dokumen Ini Juga Bisa Dipakai Untuk Menerima BLT BBM Tahap 2 Desember 2022

Pengambilan BLT BBM dari tahap pertama dan tayhap kedua tidak dapat diwakilkan, Hal ini dilakukan agar BLT BBM sampai kepada penerima dan tepat sasaran. 

Lantas, Bagaimana jika saat yang bersamaan KPM tidak bisa mencairkan BLT BBM dikantor Pos karena sakit?

Ada beberpa kondisi  yang menjadi penyebab BLT BBM tidak diterima karena beberapa keadaan.

Dikutip dari Kemensos.go.id pada awal September Kemensos telah bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia dalam upaya penyaluran BLT BBM kepada penerima. 

Dengan begitu Kemensos mengupayakan dan memastikan KPM akan menerima BLT secara transparan dan diterima tanpa potongan dari yang ditetapkan Kemensos.

Bansos BLT BBM Tahap 2 Digulirkan Serentak Bersama PKH! Bagaimana Penggunaan Uang BLT Dengan Tepat?

Pada saat KPM sakit secara otomatis yang bersangkutan tidak bisa mengambil uang tunai BLT nya dikantor Pos.

Jika kondisi ini dialami oleh penerima maka petugas pos menurut Menteri Sosial Tri Rismaharini, Pihak pos berkewajiban untuk menghantarkan uang BLT Rp 300 sampai langsung ke penerima termasuk pada saat penerima sedang ada dirumah sakit. 

Hal ini diupayakan untuk memastikan BLT BBM yang merupakan stimulus dari naiknnya harga BBM bersubsidi telah tersalurkan kepada mereka yang berhak. 

Sebagai informasi tambahan, BLT BBM tersebut merupakan satu di antara bantuan sosial (bansos) yang disiapkan pemerintah sebagai pengalihan subsidi BBM dan penanganan inflasi.

Mekanisme penyaluran BLT BBM akan dilakukan sebanyak 2 kali, dengan masing-masing besaran Rp 300 ribu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved