MotoGP

Kalender 2023 MotoGP Dikritik, Bos Dorna Carmelo Ezpeleta Beri Jawaban Lengkap

Bos Dorna Carmelo Ezpeleta menjawab kritikan yang diberikan sejumlah pihak pada Kalender 2023 MotoGP.

KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Bos Dorna Carmelo Ezpeleta menjawab kritikan yang diberikan sejumlah pihak pada Kalender 2023 MotoGP. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bos Dorna Carmelo Ezpeleta menjawab kritikan yang diberikan sejumlah pihak pada Kalender 2023 MotoGP.

Terbaru dari KTM, GasGas dan Husqvarna yang menganjurkan balapan digelar 18 kali atau maksimal 20 kali.

Pasalnya balapan yang terbilang cukup lama bagi sejumlah pihak, dinilai merugikan.

Setidaknya 21 balapan yang akan digelar dirasa sangat melelahkan.

Selain itu tidak ada yang ingin jauh dari keluarga mereka selama dua bulan.

Apalagi perjalanan pulang kurang dari seminggu tidak sepadan karena tekanan dalam perjalanan, biaya dan perbedaan waktu.

Namun Dorna sedang bersaing dengan olahraga lain yang populer.

Kalender 2023 MotoGP Dikritik CEO KTM GasGas dan Husqvarna, Sarankan 18 Balapan Grand Prix Setahun

Persaingan membuat Dorna harus berkompromi saat membuat kalender MotoGP.

Balapan ekstra memaksa Dorna untuk memulai musim lebih awal dan menyelesaikannya lebih lambat dari yang dilakukan sebelum Covid-19 ketika memiliki 19 balapan.

Dorna juga ditanya alasan memilih balapan di Kazakhstan.

Pilihan dilakukan karena tidak ada penyelenggara lain yang menyepakati tanggal MotoGP di bulan Juli.

Dorna beralasan jika melakukannya tanpa Sirkuit Sokol, akan ada liburan musim panas selama lima minggu seperti pada tahun 2022 ketika MotoGP Finlandia dibatalkan.

Dorna tidak bisa membiarkan MotoGP absen dari dunia motorsport begitu lama.

“Karena krisis Covid, pembatalan, dan balapan hantu, Dorna harus menerima kerugian besar dalam pendapatan,” kata Bos Dorna Dorna Carmelo Ezpeleta disadur dari speedweek.com, Senin 5 Desember 2022.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved