MotoGP

Kalender 2023 MotoGP Dikritik CEO KTM GasGas dan Husqvarna, Sarankan 18 Balapan Grand Prix Setahun

Kalender 2023 MotoGP dikritik CEO KTM Stefan Pierer. Bos merek motor KTM, GasGas, dan Husqvarna menginginkan 18 balapan Grand Prix dalam setahun.

KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Kalender 2023 MotoGP dikritik CEO KTM Stefan Pierer. Bos merek motor KTM, GasGas, dan Husqvarna menginginkan 18 balapan Grand Prix dalam setahun. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kalender 2023 MotoGP dikritik CEO KTM Stefan Pierer.

Bos merek motor KTM, GasGas, dan Husqvarna menginginkan 18 balapan Grand Prix dalam setahun.

Jadwal 21 balapan yang dibuat Dorna dirasa memberatkan banyak pihak.

Pengemudi, pabrikan, tim, dan mekanik mengeluh.

Jack Miller Bicara MotoGP 2022, Persaingan Ketat Semua Membalap dengan Level Tinggi

Jadwal 21 balapan yang akan digelar dirasa sangat melelahkan melakukan tur luar negeri.

Selain itu tidak ada yang ingin jauh dari keluarga mereka selama dua bulan.

Apalagi perjalanan pulang kurang dari seminggu tidak sepadan karena tekanan dalam perjalanan, biaya dan perbedaan waktu.

Sejak rilis jadwal MotoGP 2023 dari 21 balapan Kejuaraan Dunia ada tujuh balapan di Asia, Australia, dan Timur Tengah.

Balapan berlangsung antara 24 September dan 19 November dengan hanya libur dua akhir pekan dalam dua bulan.

"Saya menjelaskan kepada bos Dorna Carmelo Ezpeleta di GP Valencia bahwa kami sebagai pabrikan ingin memiliki maksimal 18 Grand Prix," kata CEO Pierer Mobility AG, Stefan Pierer disadur dari speedweek.com, Senin 5 Desember 2022.

Pierer Mobility AG membawahi merek KTM, GASGAS dan Husqvarna.

CEO Pierer Mobility AG dan KTM AG, Hubert Trunkenpolz bahkan lebih jelas menunjukkan ketidakpuasan Austria dengan penjadwalan.

Menurutnya tim tidak membutuhkan tiga Grand Prix di Spanyol.

Tim juga menganggap empat event di Asia terlalu dibesar-besarkan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved