Hadiri Pelatihan Tenun, Ketua Dekranasda Sanggau: Inovasi Baru

"Tentu kita sangat menyambut baik, karena kegiatan ini mencerminkan suatu inovasi baru, kreativitas baru khususnya dibidang kerajinan yaitu tenun," ka

Istimewa
Ketua Dekranasda Kabupaten Sanggau, Arita Apolina saat menghadiri kegiatan pelatihan produksi alat tenun bukan mesin di Sekretariat Dekranasda Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu 30 November 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Sanggau mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan produksi alat tenun bukan mesin di Sekretariat Dekranasda Kabupaten Sanggau, Kalbar, Rabu 30 November 2022. 

"Tentu kita sangat menyambut baik, karena kegiatan ini mencerminkan suatu inovasi baru, kreativitas baru khususnya dibidang kerajinan yaitu tenun," kata Ketua Dekranasda Kabupaten Sanggau, Arita Apolina, Kamis 1 Desember 2022.

Pelatihan tenun ini yang pertama kali di Kabupaten Sanggau. Oleh karena itu banyak hal yang perlu dipersiapkan berkaitan dengan sumber daya manusianya.

"Saya yakin dengan dasar-dasar kegiatan dan pelatihan secara terus menerus dan program yang berkelanjutan nantinya bisa berlangsung lebih baik,"katanya.

DPRD Sanggau Sahkan Raperda APBD 2023

Mengingat ini masih tahap pengenalan, Istri Bupati Sanggau itu berpesan bagi para peserta agar menemukan ide untuk mencentuskan tenun dengan ciri khas Kabupaten Sanggau yaitu tenun sabang merah. 

"Harapan kita, peserta maupun masyarakat yang punya bakat, minat dan talenta untuk mengembangkannya di Dekranasda ini. Mari bergabung dan terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif untuk masyarakat kita," harapnya.

Selain itu, Arita juga berharap, kedepannya akan ada proses peningkatan ekonomi dengan pengelolaan hasil tenun tersebut. Selain dari membuat sejarah untuk Kabupaten Sanggau, tentu banyak hal yang perlu dipersiapkan.

"Terutama dari hasil tenun kita, apakah nanti kita menyiapkan sejenis lomba, lomba hasil karya tenun, lomba desain tenun atau proses pengenalan tenun kita ke daerah lain atau lebih nusantara apa yang sudah kita lakukan," ujarnya. 

"Nah proses inilah yang perlu kita hadapi, dan tentu nantinya punya tantangan-tantangan tersendiri yaitu bagaimana SDM ini bisa menerima, kemudian meneruskannya, inilah tugas-tugas kita kedepan," tambahnya.

Oleh karena itu perlu partisipasi masyarakat untuk mendukung supaya kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik. Sehingga bisa lebih menjanjikan dari sisi perekonomian, keterampilan, dari sisi pengelolaan manajemen terutama pengembangannya kedepannya.

Di 2022, Dinkes Sanggau Catat 62 Kasus HIV AIDS di Kabupaten Sanggau

Sementara itu, Kabid Perindustrian dan UMKM pada Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Silvester Roy mengatakan bahwa pelatihan tenun ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat jangka panjang. Apalagi dimasa pasca pandemi ini banyak yang terdampak di sektor UMKM khususnya masyarakat yang ekonomi menengah.

"Pelatihan ini bukan sekedar bantalan seperti jangka pendek, melainkan lebih ke jangka panjang yaitu bagaimana meningkatkan sumber daya masyarakat untuk membuat suatu produk yang nota bene punya pendekatan kedaerahan. Kenapa pendekatan kedaerahan, karena itu bisa masuk menjadi kategori barang khusus, barang yang bisa menjadi image, barang menjadi khas oleh-oleh, sehingga perajin itu setidaknya punya pasar dengan benda-benda hasil perajin itu sendiri," katanya.

Dikatakannya, Pelatihan yang diberikan oleh Andre asal Majalaya Bandung ini, tentu mempunyai tujuan, sehingga terciptanya sentra-sentra atau kelompok usaha yang berbasis tenun dan muaranya nanti Sanggau punya tenun.

"Tenun ini akan kita namakan tenun sabang merah yang nota bene juga bisa menjadi produk unggulan daerah, itu harapan kedepannya," pungkasnya.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved