PLN Masuk ke 8 Desa di Tempunak, Florensius Ronny Harap Ekonomi Masyarakat Tumbuh Produktif

Menurutnya, perluasan jaringan listrik ke pedalaman tentu membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Ronny berharap, kedepan PLN terus menjaga k

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny menghadiri penyalaan perdana listrik di halaman kantor Desa Merti Jaya. PLN mulai masuk ke delapan desa di Kecamatan Tempunak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Delapan desa di Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mulai teraliris listrik PLN. Ribuan warga akhirnya bisa menikmati nyala listrik tanpa harus menyalakan dompeng dan membeli BBM.

Penyalaan listrik secara simbolis dipusatkan di halaman kantor Desa Merti Jaya, Jumat lalu. Delapan desa yang teraliri teraliri listrik tersebut antara lain: Riam Batu, Gunung Mali, Benua Kencana, Merti Jaya, Pekulai Bersatu, Kupan Jaya, Jaya Mentari dan Sungai Bulu.

Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menyampaikan terima kasih kepada PLN Sintang karena telah membantu memperluas jaringan listrik hingga ke Tempunak Hulu.

Menurutnya, perluasan jaringan listrik ke pedalaman tentu membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Ronny berharap, kedepan PLN terus menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah.

Nyalakan Listrik 8 Desa di Sintang, PLN Siap Terangi Ribuan Rumah Warga

“Mari jaga komunikasi yang baik, agar semua desa di Kabupaten Sintang bisa masuk listrik PLN,” ajak Ronny, Minggu 27 November 2022.

Kepada masyarakat 8 desa di Tempunak Hulu diharapkan Ronny dapat memanfaatkan listrik secara bijak, aman positif dan yang paling penting yaitu produktif.

Perbaiki Jalan Masuk TPA, Pemkab Sintang Libatkan Masyarakat Lewat Program Padat Karya

Produktif yang dimaksud Ronny yaitu dapat memanfaatkan daya listrik PLN untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Menurutnya, dengan adanya PLN, masyarakat tidak perlu lagi membeli BBM 20 liter untuk menyalakan mesin dompeng atau genset. Uang itu bisa dipergunakan untuk keperluan lain.

“PLN sudah masuk maka ada harapan bagaimana ekonomi masyarakat dapat dibantu. Kalau kita hanya pikir efisiensi atau berhemat karena ada PLN, maka kembangkanlah pikiran itu. Cara berfikir kita harus dikembangkan bagaimana dengan sudah masuknya PLN ini dapat nilai ekonomi di masyarakat kegiatan kreatif, otomotif, apapun itu kreasinya di masyarakat yang berdampak pada perekonomian,” beber Ronny.

Legislator Partai Nasdem ini berharap dengan adanya listrik ini bukan hanya untuk penghematan, tapi bisa membantu peningkatan ekonomi dan mampu memajukan lebih lagi 8 desa di tempunak hulu. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved