Sambut BIMP-EAGA, Dinas PUPR Kota Pontianak Intensif Bersihkan Sampah di Sepanjang Jalan Ahmad Yani

Kepada Dinas PUPR Kota Pontianak, Firayanta menyampaikan,  selain hal tersebut menjadi tugas utama dan rutin dilaksanakan.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Istimewa
Dinas PUPR Kota Pontianak menggelar kerja bakti membersihkan sampah di sepanjang jalan Ahmad Yani Pontianak Kalimantan Barat, Sabtu 19 November 2022. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas PUPR Kota Pontianak saat ini tengah mengintensifkan membersihkan sampah-sampah di sepanjang jalan Ahmad Yani Pontianak Kalimantan Barat.

Kepada Dinas PUPR Kota Pontianak, Firayanta menyampaikan selain hal tersebut menjadi tugas utama dan rutin dilaksanakan.

Kerja bakti yang dilakukan pada Sabtu 19 November 2022 sekaligus dalam rangka persiapan menyambut kedatangan para tamu pada penyelenggaraan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philipines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA). Sebagaimana diketahui bahwa Kota Pontianak pada tahun ini menjadi tuan rumah pada gelaran BIMP-EAGA.

"Ini memang pekerjaan secara rutin yang dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Pontianak. kali ini dilaksanakan sekaligus dalam rangka menyambut BIMP-EAGA dan kedatangan Wapres. Sehingga pembersihan jalan dan lingkungan sepanjang jalan Ahmad Yani kita lakukan lebih intensif lagi," ujarnya.

"Mudah-mudahan ini bisa memberikan citra yang baik untuk Kota Pontianak," imbuhnya.

Sambut Delegasi BIMP-EAGA, Wako Pontianak: Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Tamu yang Datang

Pemprov Kalbar Lakukan Simulasi Penanaman Mangrove Digital Persiapan Kegiatan BIMP-EAGA

Terdapat beberapa agenda yang dilakukan pada kerja bakti tersebut. Pertama, memangkasan pohon rindang yang ada di sepanjang jalan Ahmad Yani.

Kedua, membersihkan sampah-sampah termasuk membersihkan sisa janur kuning yang dipasang oleh masyarakat dan spanduk yang sudah lewat dari masa pasangnya.

Ketiga, membersihkan secara rutin saluran air atau drainase di sisi jalan Ahmad Yani.

Ia menerangkan, untuk saat ini kondisi parit di Jalan Ahmad Yani memang kapasitas kiri kanan jalan masih belum cukup untuk menampung jika hujan intensitas tinggi disertai air pasang.

"Tetapi untuk saluran ini tetap berfungsi. Ketika air hujan disertai air pasang, rata-rata dibawah 3 jam air sudah surut," jelasnya.

Sedikitnya terdapat beberapa titik yang rentan terhadap genangan jika terjadi hujan deras disertai air pasang. Diantaranya di Jalan Ahmad Yani dekat kantor BPN dan dekat Mujahidin. H tersebut, lantaran saluran air yang ada sering tersumbat oleh sampah seperti daun yang gugur dan pasir dari kendaraan.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved