Pemprov Kalbar Lakukan Simulasi Penanaman Mangrove Digital Persiapan Kegiatan BIMP-EAGA

Rudi mengatakan dengan adanya kegiatan tersebut pastinya akan membuat jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Sungai Kupah semakin meningkat.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok Rudi
Simulasi penanaman mangrove secara digital melalui Aplikasi Sipohon Kalbar, Jumat 18 November 2022. (Dok Rudi). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan simulasi kegiatan penanaman mangrove secara digital melalui Aplikasi Sipohon Kalbar Jumat 18 November 2022.

Salah satu rangkaian acara dalam pertemuan empat Menteri di ajang BIMP-EAGA yang ke-25 di Pontianak yaitu melakukan penanaman mangrove secara digital melalui Aplikasi Sipohon Kalbar.

Penanaman akan dilakukan di Ekowisata Mangrove Telok Berdiri Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.

"Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Kalbar memilih Desa Wisata Sungai Kupah untuk tempat lokasi penanaman Mangrove secara Digital pada gelar BIMP-AEGA Tanggal 23-26 November 2022 ini. Ini adalah kabar baik sekali untuk Desa kami," ujar Rudi.

Berikut Menteri yang Direncakan Hadir pada Forum Bergengsi BIMP-EAGA ke-25 di Kalbar

Sebut Momentum Emas, Pemprov Kalbar Siap Terima Delegasi BIMP-EAGA Ke-25 Tahun 2022

Rudi mengatakan dengan adanya kegiatan tersebut pastinya akan membuat jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Sungai Kupah semakin meningkat.

"Pada pagelaran ini juga kami di minta untuk menyiapkan 100 orang masyarakat untuk membantu proses pengaplikasian Penanaman Mangrove secara digital tersebut. Dampak dari kegiatan tersebut pula Gubernur Kalbar melalui Perkim Provinsi Kalbar akan menyelesaikan Jalan Poros sekitar 500 meter menuju Lokasi ekowisata mangrove," ujarnya.

Hal ini kata Rudi tentu membuat Masyarakat Desa Sungai Kupah antusias karena dapat terlibat langsung dalam pagelaran BIMP-AEGA 2022 ini. Simulasi ini berjalan dengan lancar, dan tanpa kendala.

"Tidak hanya itu produk olahan masyarakat dan UMKM masyarakat Desa Sungai Kupah juga akan kami bawa ke Galeri Kehutanan Provinsi Kalbar pada event tersebut. Kami akan membawa UMKM Stik Udang, kerajinan tangan anyaman masyarakat desa," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved